Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PNM Gelar Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro, Berdayakan 1.000 Pengusaha UMKM

Miftahul Khair • Rabu, 12 Maret 2025 | 20:19 WIB
Pembukaan acara secara simbolis dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari PNM ke Menteri UMKM.
Pembukaan acara secara simbolis dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari PNM ke Menteri UMKM.

PONTIANAK POST – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pengusaha ultra mikro dengan menggelar Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro. Acara ini menghadirkan 1.000 nasabah PNM Mekaar dan berfokus pada peningkatan kapasitas usaha serta legalitas bisnis mereka.

Acara ini dihadiri oleh Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, serta Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, yang secara simbolis menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada 1.000 nasabah PNM Mekaar. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah dan PNM dalam memperkuat sektor usaha ultra mikro di Indonesia, khususnya bagi ibu-ibu pengusaha yang menjadi nasabah PNM Mekaar.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, yang mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Dalam sambutannya, Harisson mengapresiasi inisiatif PNM dalam membantu pengusaha ultra mikro mendapatkan akses legalitas usaha dan fasilitas pendukung untuk mendukung keberlanjutan bisnis mereka.

“Kami tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan pelatihan melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Dengan begitu, para pengusaha UMKM, terutama ibu-ibu nasabah Mekaar, bisa semakin berkembang dan naik kelas,” ujar Arief Mulyadi.

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, juga mengapresiasi langkah PNM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat bawah. Ia menekankan bahwa akses legalitas usaha seperti NIB menjadi kunci bagi pengusaha ultra mikro untuk lebih mandiri dan berdaya saing.

“Pemerintah sangat mendukung inisiatif seperti ini. PNM telah memberikan contoh nyata bagaimana pengusaha UMKM bisa berkembang jika didukung dengan ekosistem yang tepat,” kata Maman.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman S.T. saat memberikan sambutan
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman S.T. saat memberikan sambutan

Dukungan PNM untuk Pengusaha Ultra Mikro

PNM tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga meningkatkan kapasitas usaha melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Program ini memberikan edukasi dan pendampingan kepada pengusaha ultra mikro agar bisnis mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

Selain penerbitan NIB, festival ini juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung lainnya, seperti, sertifikasi halal, sertifikasi SP-PIRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga), sertifikasi merek halal, dan sertifikasi BPOM.

Peserta juga mendapatkan akses ke berbagai layanan penting seperti layanan akses permodalan, layanan asuransi usaha, layanan asuransi jaminan ketenagakerjaan, dan layanan bantuan hukum bagi pengusaha UMKM

Zona KHAS: Kuliner Halal, Aman, Sehat

Salah satu highlight dalam festival ini adalah peluncuran Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, Sehat). Zona ini bertujuan untuk mendorong para pengusaha kuliner ultra mikro agar dapat mengembangkan usaha mereka dengan standar halal dan kesehatan yang lebih baik.

Dengan adanya festival ini, PNM semakin menegaskan perannya dalam memberdayakan pengusaha ultra mikro, terutama ibu-ibu nasabah PNM Mekaar. Legalitas usaha yang diberikan diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi mereka untuk berkembang dan naik kelas.

PNM berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan dan pelindungan bagi pengusaha ultra mikro di Indonesia, memastikan mereka memiliki akses terhadap permodalan, legalitas, serta edukasi bisnis yang berkelanjutan. (dya/ser)

Editor : Miftahul Khair
#permodalan nasional madani #UMKM #Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro #PT PNM