PONTIANAK POST – Sebagai upaya pengamanan Izin Usaha Pertambangan (IUP), PT ANTAM Tbk UBPB Kalimantan Barat (ANTAM) telah berkolaborasi dengan Forkopimcam Tayan Hilir, Toba dan Meliau serta 15 Kepala Desa dari wilayah sekitar IUP ANTAM dan yang berbatasan dengan IUP ANTAM pada Jumat (18/07/2025) di Mamalam Learning Center (MLC).
Kolaborasi yang diawali dengan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut kegiatan Workshop Pengamanan IUP ANTAM yang telah diselenggarakan bersama dengan Kejaksaan Negeri Sanggau pada April 2025 lalu.
Upaya ini menjadi strategis bagi ANTAM dengan semua unsur Muspika guna memperkuat pemahaman stakeholders terkait regulasi IUP dan tindak pidana di Bidang Pertambangan. Pada kesempatan ini, ANTAM menyosialisasikan operasional bisnis yang berjalan senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengedepankan prinsip-prinsip tata kelola yang baik (Good Mining Practice).
West Region CSR & ER Sub Division Head, Munadji menjelaskan agenda ini sebagai tindaklanjut kegiatan workshop pengamanan yang sudah dilaksanakan dengan Kajari Sanggau terkait pengamanan di IUP.
"Ada dua agenda yang dilakukan yakni sosialisasi terkait pengamanan IUP ANTAM dan juga penggunaan aplikasi yang membantu memastikan keberadaan aktivitas maupun potensi aktivitas perusahaan lain yang bertentangan dengan peraturan perundangan di IUP ANTAM. Dimana untuk aplikasinya sendiri merupakan salah satu aplikasi yang bisa digunakan oleh siapapun untuk bisa mengetahui posisi wilayahnya berada dalam IUP ANTAM atau bukan,” katanya.
Di kesempatan yang sama, para peserta diajak menggunakan aplikasi untuk mendeteksi wilayah desa mana yang berbatasan langsung dengan IUP ANTAM. Dengan adanya kegiatan ini, ANTAM berharap dapat meningkatkan kesadaran semua stakeholders untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan pengamanan di wilayah IUP ANTAM serta memperkuat pemahaman stakeholders terhadap tapak batas wilayahnya masing-masing khususnya wilayah administrasi per desa.
“Besar harapan Kami, Bapak/Ibu Kepala Desa, Danramil, Kapolsek, dan Camat di masing-masing wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Toba, dan Meliau, dapat mendukung keamanan operasional tambang ANTAM. Kedepannya Kami akan terus berkomitmen agar bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” pungkas Munadji saat menutup diskusi. (mrd/r/ser)
Editor : Miftahul Khair