Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PT Sekayam Intilestari Mineral Latih Siswa SMK Gunakan Alat Navigasi dan Web

Marsita Riandini • Sabtu, 26 Juli 2025 | 12:49 WIB
PT Sekayam Intilestari Mineral (PT SIM) melatih siswa SMK menggunakan alat navigasi dan web.
PT Sekayam Intilestari Mineral (PT SIM) melatih siswa SMK menggunakan alat navigasi dan web.

PONTIANAK POST — PT Sekayam Intilestari Mineral (PT SIM) menyelenggarakan pelatihan keterampilan penggunaan alat navigasi dan pengenalan aplikasi Web GIS “KOM” kepada para pelajar dan guru di SMK Al Mizan Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan berlangsung pada Kamis, 24 Juli 2025 dalam rangka pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kebumian berbasis geospasial bagi siswa SMK, sebagai bekal keterampilan dasar di dunia kerja.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 pelajar dan lima guru SMK Al Mizan, serta menghadirkan sejumlah tenaga pengajar profesional dari kalangan praktisi kebumian, tenaga ahli perusahaan, dan mahasiswa pertambangan Universitas Tanjungpura (Untan).

Materi pelatihan yang disampaikan meliputi  keterampilan penggunaan alat navigasi (GPS), pengenalan aplikasi Web GIS “KOM” berbasis open-source, dan praktik pembuatan peta tematik sederhana berbasis data geospasial.

Kegiatan dibuka Kepala SMK Al Mizan Mahyus Alimin, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT SIM atas komitmennya dalam mendukung pendidikan vokasi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di masa mendatang untuk memperkuat wawasan dan keahlian siswa kami agar lebih siap bersaing di dunia kerja,” ujar Mahyus.

Mewakili manajemen perusahaan, Setyo Wiryantono selaku Kepala Teknik Tambang (KTT) PT SIM, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari agenda rutin perusahaan dalam menunjukkan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar area pertambangan.

Menurutnya, pemilihan SMK Al Mizan sebagai mitra kegiatan didasari oleh harapan agar siswa SMK memperoleh nilai tambah dalam keterampilan teknis, sehingga memiliki peluang kerja lebih baik di sektor pertambangan, kehutanan, atau perkebunan di wilayah Sekayam dan sekitarnya.

PT SIM dalam kegiatan tersebut telah menggandeng PT Kalbar Mineral Center (KMC) dari Pontianak, sebuah lembaga pusat pelatihan kebumian, sebagai mitra pelaksanaan kegiatan. KMC memberikan materi pelatihan secara langsung melalui dua narasumber utamanya, yakni Dimaz Lawix, ST dan Frederik Ando, S.Pd yang keduanya menekankan pentingnya literasi geospasial di era digital.

Setyo menyampaikan bahwa penguasaan teknologi berbasis peta spasial atau tematik  telah menjadi keterampilan lintas sektor yang esensial. “Kemampuan dasar menggunakan Web GIS dan alat navigasi bisa menjadi modal berharga bagi pelajar ketika melamar pekerjaan, apalagi jika ingin masuk ke industri berbasis wilayah, seperti pertambangan, perkebunan dan kehutanan serta Infrastruktur ujarnya.

Dimaz, alumni Teknik Perencanaan Wilayah Untan, menambahkan bahwa penguasaan terhadap data spasial akan menjadi nilai jual penting bagi lulusan SMK dalam menghadapi dunia kerja, terutama yang berhubungan dengan pemetaan wilayah, survei, maupun perencanaan ruang.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan dari Kepala sekolah agar pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan satu kali, melainkan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran rutin SMK. Ia juga berharap para peserta mampu melanjutkan praktik secara mandiri di sekolah menggunakan fasilitas yang ada, khususnya karena aplikasi Web GIS “KOM” bersifat open source dan dapat digunakan secara bebas. (mrd/r)

Editor : Miftahul Khair
#smk #latih #web #gps #siswa