Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bandara Supadio Gelar Pelatihan Literasi Kurikulum Merdeka

Ashri Isnaini • Kamis, 4 September 2025 | 15:02 WIB
General Manager Bandara Internasional Supadio, Muhamad Iwan Sutisna (enam dari kanan), berfoto bersama peserta dan pihak terkait usai pembukaan pelatihan literasi Kurikulum Merdeka di Kubu Raya.
General Manager Bandara Internasional Supadio, Muhamad Iwan Sutisna (enam dari kanan), berfoto bersama peserta dan pihak terkait usai pembukaan pelatihan literasi Kurikulum Merdeka di Kubu Raya.

PONTIANAK POST  – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio kembali menegaskan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Pada Rabu (3/9/2025), Supadio Airport menggelar Pelatihan Literasi Kurikulum Merdeka bagi 70 guru sekolah dasar (SD) se-Kubu Raya. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Kepung Bakul, Lantai 2, Kantor Terpadu Kubu Raya, Kecamatan Sungai Raya.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Muhamad Iwan Sutisna, membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, dia menegaskan guru memiliki peran yang sangat vital, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai inspirator yang mampu mendorong lahirnya kreativitas serta semangat belajar pada anak-anak.

“Guru tidak sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga harus mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Dari sana, kreativitas anak akan tumbuh dan berkembang dengan lebih baik,” ujarnya.

Dengan mengusung tema “Membangun Kreatif dan Inovatif Bagi Guru Sekolah Dasar”, pelatihan kali ini menghadirkan topik khusus tentang pemanfaatan pantun sebagai media literasi kreatif. Pantun dipilih lantaran selain menghibur, juga sarat dengan nilai pendidikan dan kearifan lokal.

Melalui keterampilan ini, para guru diharapkan dapat menghadirkan suasana belajar yang lebih segar, menarik, dan tetap berpijak pada budaya bangsa.

Iwan menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun metode pembelajaran inovatif di sekolah dasar, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pada kreativitas, kemandirian, serta pembentukan karakter siswa.

“Tentunya dengan pelatihan ini, kami dari Bandara Internasional Supadio berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kubu Raya, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang kreatif, berdaya saing, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal,” pungkas Muhamad Iwan Sutisna. (ash/ser)

Editor : Miftahul Khair
#bandara #budaya lokal #guru #supadio #Kurikulum Merdeka #Pelatihan literasi