Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Program Gen Sehat ANTAM, Kolaborasi Bangun Generasi Sanggau Sehat dan Berdaya Saing

Marsita Riandini • Jumat, 31 Oktober 2025 | 18:13 WIB

Penutupan Program Gen Sehat melalui kegiatan audiensi diseminasi hasil program yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Sanggau.
Penutupan Program Gen Sehat melalui kegiatan audiensi diseminasi hasil program yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Sanggau.

PONTIANAK POST - PT ANTAM Tbk UBPB Kalimantan Barat (ANTAM) melaksanakan penutupan Program Gen Sehat melalui kegiatan audiensi diseminasi hasil program yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Sanggau. Pelaksanaan Program yang telah berjalan sejak Agustus 2024 ini bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) yang mewujudkan kolaborasi antara dunia usaha, akademisi, dan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Sanggau.

Audiensi penutupan ini dihadiri Yohana Kusbariah selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, anggota DPRD Komisi III, Plt. Kepala Bapperida, Kepala Puskesmas Tayan dan Pulau Kawat, serta perwakilan pemerintah desa dari Desa Pedalaman dan Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Tayan Hilir.

Fuazen, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Pontianak, menyampaikan apresiasi kepada ANTAM dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program. Ia menegaskan bahwa sinergi antara dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat merupakan strategi penting untuk meningkatkan derajat kesehatan di tingkat lokal.

Hal senada disampaikan oleh Wydia Fermata, West Kalimantan CSR & ER Bureau Head ANTAM. Ia menuturkan bahwa ANTAM berkomitmen untuk melaksanakan program sosial yang komprehensif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp42.000 per Gram, Buyback Ikut Naik

“Melalui kolaborasi dengan UM Pontianak, Dinas Kesehatan Kabuapaten Sanggau, Puskesmas Tayan dan Pulau Kawat, Pemdes Pedalaman dan Tanjung Bunut, serta Nakes dan Kader, alhamdulillah ANTAM bisa membuktikan bahwa sinergi yang kuat ini bisa memperkuat intervensi pencegahan stunting secara efektif dan berbasis komunitas,” ujarnya.

ANTAM bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) mewujudkan kolaborasi antara dunia usaha, akademisi, dan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas
ANTAM bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) mewujudkan kolaborasi antara dunia usaha, akademisi, dan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau turut mengapresiasi pelaksanaan Program Gen Sehat yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi baru dalam penanganan stunting.

“Isu stunting membutuhkan inovasi dalam penanganannya, dan ANTAM telah menghadirkan terobosan baru untuk pencegahan. Tema nasional ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’ sejalan dengan semangat yang diusung program ini,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan  Anselmus Effendi, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau. Ia menilai program ini sebagai langkah konkret yang mampu menjangkau langsung masyarakat.

“Kami berharap hasil dan data yang diperoleh tidak berhenti pada laporan kegiatan, tetapi dapat dijadikan dasar pengembangan program berikutnya. ANTAM dan UMP diharapkan dapat memperluas cakupan wilayah pelaksanaan serta bersinergi dengan agenda reses DPRD untuk memperkuat dampak program,” jelasnya.

Baca Juga: ANTAM Latih Ratusan Pelajar Tayan Hadapi Bencana Lewat Program ARAHAN

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau, Yohana Kusbariah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen ANTAM dalam mendukung pembangunan manusia di daerah. Ia menekankan pentingnya edukasi dan pendekatan sosial dalam mengubah pola hidup masyarakat menuju gaya hidup sehat.

“Saya mengapresiasi ANTAM atas kontribusinya dalam pembangunan berkelanjutan. Harapannya, Program Gen Sehat tidak berhenti di dua desa, tetapi dapat diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Sanggau,” tuturnya.

Sebagai informasi, prevalensi stunting di Kabupaten Sanggau tahun 2025 masih berada di angka 21,30% dan diharapkan dapat turun menjadi 18% melalui upaya kolaboratif lintas sektor.

Hasil implementasi Program Gen Sehat menunjukkan sejumlah capaian penting, di antaranya meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting melalui edukasi bagi remaja, ibu balita, ayah, dan nenek.

Pendampingan intensif terhadap kader kesehatan yang melibatkan tenaga medis juga dinilai berhasil memperkuat komunikasi dan kolaborasi di lapangan. Selain itu, inisiatif Program Kebun Bergizi turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan keluarga berisiko stunting di wilayah binaan.

Para peserta audiensi menyampaikan apresiasi atas manfaat program yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mereka berharap inovasi seperti sistem pemantauan perkembangan balita yang dikembangkan oleh ANTAM dan UMP dapat terus dioptimalkan guna meningkatkan efektivitas layanan kesehatan masyarakat di lapangan.

Salah satu kader PKK Desa Pedalaman, Ibu Emil, turut menyampaikan kesan positifnya terhadap program.

Baca Juga: Dorong Generasi Sanggau Pintar: ANTAM Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program Beasiswa 2025

“Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat. Sebagai kader, kami merasa terbantu dengan pelatihan yang diberikan. Program Gen Sehat disusun dengan detail dan sesuai kebutuhan masyarakat. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.

Di kesempatan yang berbeda, West Kalimantan CSR and ER Sub Division Head, Munadji menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat sepanjang pelaksanaan program Gen Sehat setahun ke belakang dan menyatakan komitmen untuk senantiasa mendukung pemerintah dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Sanggau. 

Menurutnya, capaian Program Gen Sehat tahun ini (2024-2025) tentunya menjadi pembelajaran penting bagi ANTAM, bagaimana geliat  kader dan nakes yang sangat bersemangat menjalankan program. Ini menunjukkan bahwa program Gen Sehat ini sudah menjadi program bersama. 

"Kita juga patut berbangga pada tahun ini ANTAM bisa mendapatkan Penghargaan CSR & PDB Award melalui Program Gen Sehat. Ini semua tentu bisa tercapai hanya karena kolaborasi dari semua pihak. Oleh sebab itu, kedepannya Kami akan terus menjadikan program ini sebagai komitmen jangka panjang dalam mewujudkan generasi Sanggau yang lebih sehat. Kami mengharapkan terus kerjasama Bapak/Ibu semua dalam semua program yang ANTAM jalankan dan semoga kerjasama  yang positif ini terus terjalin," pungkasnya. (mrd/ser)

Editor : Miftahul Khair
#Universitas Muhammadiyah Pontianak #Program Gen Sehat #stunting #Antam #CSR