PONTIANAK POST - Astra Motor Kalimantan Barat kembali menggelar Seminar Safety Riding, pada (14/1/2026) yang diikuti Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pontianak sebagai upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di awal tahun 2026.
Seminar Safety Riding berlangsung di Main Dealer Training Center Astra Motor Kalimantan Barat dalam suasana edukatif dan interaktif.
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan pemahaman keselamatan berkendara, tidak hanya bagi para guru sebagai pengguna jalan, tetapi juga sebagai pendidik yang memiliki peran penting dalam menanamkan nilai keselamatan sejak usia dini kepada anak didik.
Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun budaya keselamatan di masyarakat.
“Guru memiliki peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai positif #Cari_aman, termasuk keselamatan berkendara. Melalui Seminar Safety Riding ini, kami berharap para Guru PAUD dapat memahami dan menerapkan prinsip #Cari_aman dalam aktivitas berkendara sehari-hari,” ujarnya.
Materi keselamatan berkendara disampaikan langsung oleh Febri Andrian, Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Barat.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan dasar-dasar keselamatan berkendara, pentingnya penggunaan perlengkapan sesuai standar, serta cara mengantisipasi potensi bahaya di jalan raya.
“Pemahaman yang selaras tentang keselamatan berkendara akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” jelas Febri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sinergi Bagi Negeri, program berkelanjutan Astra Motor yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi keselamatan berkendara.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan dan kepedulian, khususnya di lingkungan pendidikan.
"Kami dari Astra Motor Kalimantan Barat berharap seminar ini dapat memberikan dampak positif dan mendorong peserta untuk terus mengedepankan semangat #Cari_aman dalam setiap aktivitas berkendara," tutupnya. (ash)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro