Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ratusan Pramuwisata Kalbar Kini Terima tip via QRIS Gopay Merchant

Ashri Isnaini • Jumat, 3 April 2026 | 22:39 WIB
Himpunan Pramuwisata Indonesia dan Gopay Merchant menjalin kerja sama dalam pemberian tip nontunai. (ISTIMEWA)
Himpunan Pramuwisata Indonesia dan Gopay Merchant menjalin kerja sama dalam pemberian tip nontunai. (ISTIMEWA)

 

PONTIANAK POST — Inovasi pembayaran digital mulai merambah sektor pariwisata di Kalimantan Barat. GoPay berkolaborasi dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalbar menghadirkan sistem pemberian tip non-tunai bagi pemandu wisata melalui QRIS di aplikasi GoPay Merchant.

Melalui skema ini, wisatawan kini dapat memberikan uang jasa layanan kepada pramuwisata secara langsung dan praktis hanya dengan memindai kode QR. Inovasi tersebut dinilai menjadi solusi atas kebutuhan transaksi yang cepat, aman, dan efisien, terutama bagi wisatawan yang semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital.

Kolaborasi ini juga menjawab tren penggunaan QRIS yang terus meningkat di Kalimantan Barat. Tidak hanya di sektor ritel dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), adopsi pembayaran non-tunai kini mulai meluas ke sektor jasa, termasuk pariwisata. Kondisi ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,59 persen secara tahunan pada triwulan II 2025.

Head of GoPay Merchants, Haryanto Tanjo, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendorong inklusi keuangan, khususnya bagi pekerja sektor informal seperti pramuwisata.

Baca Juga: Epson Resmikan Solution Center di Surabaya, Perkuat Akses Solusi Teknologi bagi Pelanggan di Jawa Timur

“Akses ke layanan keuangan harus inklusif bagi semua, termasuk para pekerja harian seperti pramuwisata. Dengan QRIS GoPay Merchant, mereka dapat lebih mudah menerima tip dan merasakan manfaat langsung dari ekosistem pembayaran digital,” ujarnya.

Ketua DPD HPI Kalimantan Barat, Fahroolyadi, menyebut kehadiran sistem ini membawa perubahan signifikan bagi para pemandu wisata. Sebelumnya, proses penerimaan tip kerap memakan waktu hingga 24 jam dengan mekanisme pencairan yang dinilai rumit.

“Sekarang wisatawan cukup scan QRIS, pembayaran langsung diterima. Ini sangat membantu, terutama bagi kami yang melayani wisatawan mancanegara, seperti dari Malaysia,” katanya.

Selain mempermudah transaksi, aplikasi GoPay Merchant juga membantu pramuwisata dalam mengelola pendapatan secara lebih tertata. Seluruh transaksi tercatat secara otomatis sehingga memudahkan pencatatan keuangan dan meningkatkan profesionalisme layanan.

Proses pendaftaran yang relatif mudah juga mendorong adopsi teknologi di kalangan pramuwisata. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan wisatawan yang semakin mengandalkan pembayaran digital.

Melalui kolaborasi ini, GoPay dan HPI Kalimantan Barat berharap transformasi digital di sektor pariwisata dapat semakin berkembang. Selain menciptakan ekosistem yang lebih modern dan inklusif, inovasi ini juga diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan bermakna bagi wisatawan. (ash/ser)

Editor : Miftahul Khair
#himpunan pramuwisata indonesia #tip nontunai #gopay #QRIS