Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

OJK Kalbar Dorong Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Kota Singkawang

Siti Sulbiyah • Kamis, 28 Mei 2026 | 14:07 WIB
Kepala OJK Kalbar, Rochma Hidayati (SITI KURNIASIH/PONTIANAK POST)
Kepala OJK Kalbar, Rochma Hidayati (SITI KURNIASIH/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat terus merealisasikan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) di Kalimantan Barat melalui pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Kota Singkawang.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Barat, Rochma Hidayati mengatakan, guna mengimplementasi program, telah dilakukan Pelatihan Digital Marketing pada 18-22 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta yang merupakan putra-putri terbaik Kota Singkawang.

Baca Juga: OJK Ungkap Kerugian Aktivitas Keuangan Ilegal di Kalbar Tembus Rp880 Miliar dalam Setahun

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait pengembangan promosi pariwisata berbasis digital dan penguatan kapasitas kreatif generasi muda daerah.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen OJK dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah di Kalimantan Barat melalui penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Berdasarkan kajian sederhana yang dilakukan, sektor pariwisata dinilai sebagai salah satu sektor ekonomi basis dan prospektif untuk dikembangkan di Kalimantan Barat,” jelasnya, kemarin.

Ia menyebut, Pemilihan Kota Singkawang sebagai pilot project Program Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu juga didasarkan pada penetapan Kota Singkawang sebagai Mitra Sekunder Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk implementasi pengembangan sektor pariwisata berbasis ecotourism dan wellness tourism sebagaimana tercantum dalam RPJMN Tahun 2025–2029.

Baca Juga: OJK Catat Laba Industri Asuransi Umum dan Reasuransi Capai Rp4,22 Triliun pada Maret 2026

Selain itu, pada dokumen rencana pembangunan provinsi Kalimantan Barat dan Kota Singkawang, pengembangan pariwisata Kota Singkawang menjadi salah satu proyek prioritas yang diarahkan tidak hanya untuk mendukung pengembangan ekonomi hijau dan sinergi pariwisata, tetapi juga untuk mendorong pengembangan kreativitas, seni, dan budaya masyarakat.

“Kota Singkawang memiliki berbagai potensi unggulan, mulai dari kekayaan alam, seni dan budaya, keberagaman serta keharmonisan multietnis, hingga dukungan konektivitas wilayah melalui keberadaan Bandar Udara Kota Singkawang dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, untuk akses masuk wisatawan mancanegara,” katanya.

Pelatihan digital marketing dan pembuatan konten kreatif digital didasarkan pada pemahaman bahwa pola pengembangan pariwisata kini telah bergeser ke platform digital. Wisatawan modern lebih banyak menentukan destinasi berdasarkan konten media sosial, ulasan digital, dan video kreatif dibandingkan promosi konvensional.

Melalui kegiatan ini, ia berharap dapat mencetak generasi muda Kota Singkawang yang selanjutnya akan berpartisipasi aktif dalam mempromosikan pariwisata daerah melalui pembuatan konten-konten yang edukatif dan informatif dan akan mendorong pengembangan ekonomi daerah. 

Selain itu, peserta juga diharapkan dapat turut berkontribusi dalam pengembangan paket-paket wisata bersama kelompok sadar wisata maupun kelompok tani yang menjadi subjek pengembangan program. 

“Dengan demikian, tidak hanya memperkuat branding destinasi wisata, tetapi juga mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi lokal, serta daya saing pariwisata yang berkelanjutan di era digital,” terangnya.

Ke depan, tambah dia, sinergi antara OJK, pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kalimantan Barat sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (sti)

Editor : Chairunnisya
#Wisata Singkawang #OJK Kalbar