Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Touring 11 Hari, Honda Big BOS Taklukkan Jalur Lintas Negara di Borneo

Ashri Isnaini • Rabu, 17 Juni 2026 | 11:12 WIB
Touring internasional bertajuk Honda Big BOS Borneo Journey Vol. 2 2026 – Across 3 Countries.
Touring internasional bertajuk Honda Big BOS Borneo Journey Vol. 2 2026 – Across 3 Countries.

PONTIANAK POST – Sebanyak 28 peserta yang tergabung dalam komunitas Honda Big Bike Owner Society (Honda Big BOS) sukses menuntaskan touring internasional bertajuk Honda Big BOS Borneo Journey Vol. 2 2026 – Across 3 Countries. Dalam perjalanan selama 11 hari, para rider menempuh sekitar 3.770 kilometer melintasi Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Touring yang berlangsung pada 21–31 Mei 2026 itu menjadi salah satu agenda terbesar Honda Big BOS tahun ini. Mengendarai 23 unit Honda Big Bike, para peserta menjelajahi sejumlah kota dan destinasi ikonik di Pulau Borneo, mulai dari Pontianak, Kuching, Sibu, Miri, Bandar Seri Begawan, Kota Kinabalu, Tip of Borneo, hingga Kundasang.

Perjalanan dimulai dari Kota Pontianak. Rombongan mendapat pelepasan dan sambutan dari Astra Motor Kalimantan Barat sebagai Main Dealer sepeda motor Honda di Kalbar. Marketing Manager Astra Motor Kalbar, Chrystian David, mengatakan pihaknya bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

"Kehadiran rombongan Honda Big BOS tahun 2026 di Kota Pontianak menjadi agenda bersejarah bagi Astra Motor Kalimantan Barat. Semoga perjalanan yang dimulai dari tanah Khatulistiwa ini dapat membawa pengalaman baru dan berkesan bagi seluruh peserta," ucap Chrystian David.

Baca Juga: Touring Bersama Komunitas Vespa, Wagub Kalbar Krisantus Dorong Promosi Wisata Temajuk

Selain menikmati pengalaman berkendara jarak jauh, peserta juga mengeksplorasi berbagai destinasi budaya dan sejarah di sepanjang rute perjalanan. Salah satunya Fort Margherita di Kuching, Sarawak, yang merupakan benteng peninggalan era pemerintahan keluarga Brooke.

Rombongan juga menghadiri Borneo Island International Big Bike Festival (BIIBBF) XXIV 2026 di Waterfront Kuching. Festival tersebut diikuti sekitar 1.225 rider dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam, menjadikannya salah satu ajang komunitas motor besar terbesar di kawasan Borneo.

Perjalanan lintas negara memberikan pengalaman tersendiri bagi peserta. Mereka melintasi sejumlah perbatasan internasional, mulai dari Entikong-Tebedu hingga wilayah Sarawak, Brunei Darussalam, dan Sabah. Seluruh kendaraan menggunakan dokumen CPD Carnet yang diterbitkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai syarat mobilitas kendaraan antarnegara.

Salah satu etape paling menantang berlangsung saat rombongan melintasi Pan Borneo Highway. Pada jalur tersebut, peserta harus menempuh perjalanan hingga sekitar 750 kilometer dalam sehari. Jalan yang lebar dan mulus memberikan pengalaman berkendara jarak jauh yang berbeda sekaligus menguji daya tahan para rider.

Memasuki Brunei Darussalam, rombongan mengunjungi Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien serta melintasi Jembatan Sultan Haji Omar Ali Saifuddien yang membentang sekitar 30 kilometer dan menjadi salah satu ikon infrastruktur negara tersebut.

Baca Juga: MBCI Rally 3rd Start dari Pontianak, 65 Rider Motor Besar Touring Lintas Malaysia dan Brunei

Puncak perjalanan terjadi ketika para rider mencapai Tip of Borneo di Tanjung Simpang Mengayau, Sabah. Lokasi yang berada di ujung utara Pulau Kalimantan itu menawarkan panorama pertemuan Laut Cina Selatan dan Laut Sulu yang menjadi salah satu tujuan favorit para pelancong.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kundasang yang berada di kaki Gunung Kinabalu. Kawasan dataran tinggi tersebut menyuguhkan udara sejuk dan lanskap pegunungan yang kontras dibandingkan wilayah lain yang telah dilalui peserta selama touring.

Meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk pengaturan kebutuhan bahan bakar selama berada di Malaysia yang mewajibkan kendaraan asing menggunakan BBM RON 97, seluruh rangkaian perjalanan berlangsung lancar hingga rombongan kembali ke Pontianak pada akhir Mei.

Big Bike Sub Department Head Astra Motor Head Office, Arman Rafik, mengatakan Borneo Journey Vol. 2 membuktikan bahwa touring tidak sekadar perjalanan jarak jauh, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan memperluas wawasan.

"Melalui Borneo Journey Vol. 2, Honda Big BOS berhasil menghadirkan pengalaman riding lintas negara yang aman, penuh tantangan, sekaligus sarat nilai kebersamaan. Perjalanan ini menjadi salah satu touring paling berkesan yang pernah kami selenggarakan," ujarnya.

Setibanya di Pontianak, seluruh peserta mengikuti gala dinner sebagai penutup rangkaian kegiatan. Acara tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus perayaan atas keberhasilan menuntaskan salah satu touring lintas negara terbesar yang pernah digelar komunitas Honda Big BOS di Pulau Borneo. (ash)

Editor : Hanif
#touring #indonesia #honda #Brunei #malaysia