Yayasan AHM Kembangkan Ekowisata Kalitalang, Dorong Ekonomi Warga Balerante

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 14:04 WIB
Peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang menjadi langkah Yayasan AHM memperkuat pengembangan wisata berbasis masyarakat di Desa Balerante, Klaten.
Peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang menjadi langkah Yayasan AHM memperkuat pengembangan wisata berbasis masyarakat di Desa Balerante, Klaten.

PONTIANAK POST – Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) memperkuat pemberdayaan masyarakat Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, melalui pengembangan ekowisata Kalitalang. Langkah tersebut ditandai dengan peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang, Minggu (2/8).

Pengembangan ekowisata tersebut menjadi bagian dari komitmen Yayasan AHM mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan sekaligus menjaga potensi lingkungan dan budaya lokal.

Program tersebut merupakan kelanjutan dari KKN Tematik Satu Hati yang digelar Yayasan AHM bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan pemerintah setempat sejak November 2025.

Baca Juga: Astra Motor Kalbar Perkuat Solidaritas Komunitas Lewat Vario Street Nation

Peresmian Gerbang Ekowisata Kalitalang dihadiri Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. dan Bupati Klaten, Hemanang Wajar Ismoyo.
Gerbang tersebut diharapkan menjadi identitas baru kawasan wisata Kalitalang sekaligus meningkatkan pelayanan bagi wisatawan. Destinasi yang berada di sisi tenggara Gunung Merapi itu menawarkan panorama alam dan potensi wisata berbasis lingkungan.

Kepala Desa Balerante, Sukono mengatakan keterlibatan Yayasan AHM dan UGM memberikan dampak positif terhadap pengelolaan ekowisata di desanya.
"Terima kasih saya ucapkan. Hadirnya Yayasan AHM dan UGM dalam membersamai masyarakat lokal sangat memberikan value. Terbukti kunjungan wisatawan ke Ekowisata Kalitalang terus meningkat sehingga ekonomi lokal terus tumbuh di wilayah kami," ujar Sukono.

Desa Balerante dihuni sekitar 2.000 jiwa. Desa tersebut memiliki potensi wisata yang cukup beragam, mulai bentang alam lereng Gunung Merapi hingga kekayaan budaya masyarakat.

Potensi tersebut menjadi modal pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat. Selain meningkatkan perekonomian warga, pengembangan ekowisata diarahkan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Melihat Cara Penyelamatan Korban Kecelakaan di Sungai: Jaga Pesona Kapuas Lewat Kesiapan Menolong Korban Wisata Air

Melalui KKN Tematik Satu Hati, mahasiswa UGM bersama dosen pembimbing mendampingi masyarakat dalam penguatan pengelolaan ekowisata, peningkatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan ekonomi kreatif.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

"Kolaborasi yang sudah dilakukan bersama Yayasan AHM dan seluruh stakeholder perlu terus ditingkatkan serta dapat menjadi inspirasi di wilayah lain. Kami berupaya membuat program sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta Pengembangan Balerante tidak berhenti pada program KKN Tematik Satu Hati. Yayasan AHM selanjutnya akan mengembangkan program Desa Sejahtera Astra (DSA) untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Rayakan HUT Ke-56, Astra Motor Gelar Donor Darah Serentak di 12 Provinsi

Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan pembangunan desa merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus kompetensi masyarakat.

"Membangun desa berarti membuka lebih banyak peluang agar setiap generasi dapat tumbuh dan berkarya di tanah kelahirannya. Melalui DSA Balerante, kami meyakini ketika potensi lokal diberdayakan, masyarakatnya akan terlibat aktif mewujudkan perubahan positif bagi kemajuan desanya," ujar Muhibbuddin.
Program DSA Balerante akan diarahkan pada sejumlah sektor sesuai kebutuhan masyarakat. Di antaranya pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat potensi lokal, meningkatkan kapasitas warga, serta membangun kolaborasi lintas sektor. Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membentuk ekosistem desa yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan.
“Dengan pengembangan tersebut, Yayasan AHM berharap masyarakat Balerante semakin mandiri, mampu melahirkan inovasi lokal, serta menjadikan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” ucapnya. (ash)

Editor : Hanif
kalitalang yayasan AHM Ekowisata kelestarian lingkungan Astra Honda Motor