YADEA Sei Pinyuh 186 Resmi Dibuka, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Kalbar

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 15:45 WIB
Peresmian YADEA Sei Pinyuh 186 ditandai dengan prosesi gunting pita di Sei Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026). Pembukaan showroom ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses kendaraan listrik sekaligus memperkuat layanan purna jual di Kalbar.
Peresmian YADEA Sei Pinyuh 186 ditandai dengan prosesi gunting pita di Sei Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026). Pembukaan showroom ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses kendaraan listrik sekaligus memperkuat layanan purna jual di Kalbar.

 

PONTIANAK POST - YADEA bersama PT Sumber Tenaga Optima (STO) selaku main dealer YADEA untuk wilayah Kalimantan Barat resmi membuka YADEA Sei Pinyuh 186 di Kecamatan Sei Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kamis (3/9/2026). Kehadiran showroom ini memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus layanan purna jual.

Showroom tersebut tidak hanya menyediakan produk kendaraan listrik, tetapi juga layanan perawatan, suku cadang, garansi, hingga After-Sales Service (ASS). Langkah ini menjadi bagian dari upaya YADEA membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di Kalimantan Barat.

Manager PT Sumber Tenaga Optima Nico Adidharma mengatakan pertumbuhan kendaraan listrik tidak cukup hanya didukung ketersediaan produk. Konsumen juga membutuhkan kepastian layanan setelah kendaraan dibeli.

“Kami tidak ingin kendaraan listrik hanya berhenti pada transaksi penjualan. Kami ingin membangun ekosistem yang membuat konsumen merasa aman sejak pertama membeli hingga menggunakan kendaraannya dalam jangka panjang,” ujar Nico.

Menurutnya, keberadaan showroom resmi memberikan akses yang lebih mudah bagi konsumen untuk mendapatkan informasi produk, mencoba kendaraan, hingga memperoleh layanan teknis. Konsumen juga dapat mengakses perawatan berkala, suku cadang, dan proses garansi melalui jaringan resmi.

Layanan purna jual menjadi salah satu perhatian penting dalam pengembangan kendaraan listrik. YADEA berkomitmen memperkuat jaringan After-Sales Service (ASS) agar konsumen memiliki tempat yang jelas ketika membutuhkan perawatan atau bantuan teknis.

Layanan tersebut mencakup servis, pemeriksaan kendaraan, penanganan kebutuhan teknis, ketersediaan spare part, serta layanan garansi sesuai ketentuan yang berlaku. Dukungan tersebut diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mulai beralih menggunakan kendaraan listrik.

“Bagi kami, kendaraan listrik bukan hanya soal teknologi, baterai dan jarak tempuh. Konsumen juga harus mendapatkan rasa aman bahwa ketika membutuhkan bantuan, ada tempat yang jelas untuk datang dan ada tim yang siap memberikan pelayanan,” lanjut Nico.

Kehadiran YADEA Sei Pinyuh 186 juga diharapkan mendekatkan kendaraan listrik kepada masyarakat Sei Pinyuh dan daerah sekitarnya. Masyarakat dapat melihat produk secara langsung, melakukan test ride, berkonsultasi mengenai produk, hingga mendapatkan informasi mengenai pembelian dan layanan setelahnya.

YADEA menilai edukasi menjadi bagian penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik. Informasi mengenai penggunaan kendaraan, perawatan, baterai, biaya operasional, hingga layanan purna jual dinilai perlu disampaikan secara jelas kepada calon konsumen.

Dalam grand opening tersebut, YADEA juga menawarkan sejumlah program bagi masyarakat. Di antaranya subsidi hingga Rp1 juta, kredit tanpa uang muka, bunga 0 persen, serta proses kredit yang cepat sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Melalui program “ASAP — Anda Suka, Anda Punya”, masyarakat diajak datang langsung ke showroom untuk melihat produk dan melakukan test ride. Program tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi calon konsumen untuk merasakan langsung penggunaan kendaraan listrik YADEA.

Pembukaan YADEA Sei Pinyuh 186 dinilai bukan sekadar penambahan satu showroom kendaraan listrik. Kehadiran jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap produk, distribusi, layanan teknis, suku cadang, garansi, dan layanan purna jual.

Dengan jaringan yang semakin luas, masyarakat Kalimantan Barat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk beralih ke kendaraan listrik dengan dukungan layanan yang jelas. YADEA berharap keputusan konsumen membeli kendaraan listrik didasarkan pada keyakinan terhadap produk sekaligus ekosistem yang mendukung penggunaannya dalam jangka panjang.

“Kami ingin masyarakat membeli kendaraan listrik bukan karena ikut tren, tetapi karena yakin bahwa produk yang mereka pilih memiliki ekosistem dan layanan yang dapat mendukung mereka dalam jangka panjang,” pungkas Nico. (ser)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
sei pinyuh skosistem kalimantan barat Motor Listrik Yadea