PONTIANAK POST - Kepedulian terhadap masyarakat di tengah situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat diwujudkan melalui kolaborasi antara PT Primadona Media Digitalindo (Primatelindo) dan Indonesian Hotel General Managers Association (IHGMA) Kalimantan Barat.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran 5.000 masker dan vitamin kepada posko penanganan karhutla serta masyarakat di Kota Pontianak dan sekitarnya.
Bantuan tersebut disalurkan ke Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya dan BPBD Provinsi Kalimantan Barat sebagai bentuk dukungan dari dunia usaha terhadap upaya pemerintah dalam menangani dampak karhutla.
Baca Juga: Hotel Neo Gajah Mada Pontianak Hadirkan Romantic Dinner dengan City View Mulai Rp598 Ribu
Selain disalurkan melalui posko, kegiatan juga dilanjutkan dengan pembagian masker secara langsung kepada masyarakat di kawasan Tugu Digulis, Pontianak.
Dukungan Dunia Usaha untuk Masyarakat
Penyaluran masker dan vitamin menjadi salah satu bentuk kepedulian yang dapat diberikan oleh dunia usaha dalam situasi yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Melalui kolaborasi bersama IHGMA Kalimantan Barat, Primatelindo turut mengambil bagian dalam memberikan dukungan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan petugas di lapangan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi, dan masyarakat dalam menghadapi dampak karhutla.
Selain mendukung posko penanganan, pembagian masker secara langsung di kawasan Tugu Digulis menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara terdampak asap.
“Kami melihat kondisi karhutla ini bukan hanya menjadi perhatian pemerintah, tetapi juga menjadi kepedulian kita bersama. Melalui 5.000 masker dan vitamin yang kami salurkan, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat maupun para petugas yang berada di lapangan. Bagi kami, ini adalah bentuk kontribusi sederhana dari dunia usaha untuk ikut mendukung masyarakat di tengah situasi seperti ini,” ujar Irhas, PT Primadona Media Digitalindo.
Baca Juga: Ren & Reina Akan Menemani Tamu Menikmati Japanese Street Food di Aston Pontianak
Kepedulian Industri Perhotelan terhadap Kondisi di Kalimantan Barat
Sementara itu, Bapak Exsan, Ketua IHGMA Kalimantan Barat, menilai kolaborasi antarorganisasi dan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak karhutla di Kalimantan Barat.
Menurutnya, sektor perhotelan tidak hanya memiliki peran dalam menjalankan kegiatan bisnis dan pariwisata, tetapi juga dapat berkontribusi dalam kepedulian terhadap kondisi sosial dan lingkungan di daerah.
“Sebagai bagian dari masyarakat Kalimantan Barat, kami dari IHGMA merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut mengambil bagian dalam situasi seperti ini. Kolaborasi dengan Primatelindo menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian kami, terutama dalam membantu masyarakat melindungi diri dari dampak asap. Kami berharap langkah kecil ini dapat memberikan manfaat dan sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk bersama-sama peduli terhadap kondisi karhutla di Kalimantan Barat,” ungkap Exsan, Ketua IHGMA Kalimantan Barat.
Sementara itu, kondisi karhutla di Kalimantan Barat per 18 September 2026 menunjukkan perkembangan positif dengan titik hotspot yang semakin rendah.
Bapak Ridwan, S.T., M.M., menyampaikan bahwa penanganan saat ini masih berlanjut, dengan fokus di antaranya berada di wilayah Ketapang dan Kayong Utara.
“Per tanggal 18 September 2026, titik hotspot sudah semakin rendah. Kini fokus penanganan berada di wilayah Ketapang dan Kayong Utara. Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah yang masih membutuhkan perhatian. Kami juga sangat mengapresiasi kegiatan kepedulian seperti ini, karena dukungan dari berbagai pihak tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat yang berada di tengah kondisi karhutla,” ujar Bapak Ridwan, S.T., M.M., Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Kalimantan Barat.
Melalui kegiatan ini, Primatelindo dan IHGMA Kalimantan Barat berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan petugas di lapangan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi sosial dan lingkungan di Kalimantan Barat.
Informasi Pemesanan & Media Sosial
- Website: pontianak.neohotels.com
- Instagram: @archipelagointernational | @neohotels | @neogajahmada
- Alamat: Jl. Gajah Mada No.177, Pontianak, Kalimantan Barat
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apa kegiatan yang dilakukan oleh Primatelindo dan IHGMA Kalimantan Barat?
Primatelindo bersama IHGMA Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan sosial berupa penyaluran 5.000 masker dan vitamin sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
2. Ke mana bantuan 5.000 masker dan vitamin disalurkan?
Bantuan disalurkan ke Posko BPBD Kabupaten Kubu Raya dan BPBD Provinsi Kalimantan Barat untuk mendukung masyarakat dan petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla.
3. Apakah kegiatan dilanjutkan dengan pembagian masker kepada masyarakat?
Ya. Setelah penyaluran bantuan ke posko BPBD, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian masker secara langsung kepada masyarakat di kawasan Tugu Digulis, Pontianak, bersama Primatelindo dan IHGMA Kalimantan Barat.
4. Apa tujuan dari kegiatan ini?
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat dan petugas dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi asap akibat karhutla, sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial Primatelindo dan IHGMA Kalimantan Barat terhadap masyarakat di Kalimantan Barat.
5. Bagaimana kondisi karhutla di Kalimantan Barat saat kegiatan berlangsung?
Per 18 September 2026, titik hotspot di Kalimantan Barat telah semakin rendah. Namun, pemantauan dan penanganan masih terus dilakukan, dengan Ketapang dan Kayong Utara menjadi wilayah yang masih menjadi fokus penanganan.
Tentang Neo
Dikelola oleh Archipelago Hotels, Neo lahir dari kesadaran bahwa tamu modern dan sering bepergian menganggap hotel kelas menengah, yang dirancang dengan baik dan menarik, lebih dari sekadar alternatif untuk hotel kelas atas yang lebih besar dan lebih mahal.
Dengan lebih dari 20 hotel operasional di seluruh Indonesia dan Malaysia, Neo menawarkan pilihan yang baik antara hotel dasar dan yang ditingkatkan yang menikmati desain modern dan konsep unik.
Tentang Archipelago Hotels
Archipelago Hotels adalah grup manajemen hotel swasta terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, mengoperasikan lebih dari 45.000 kamar di 300+ hotel yang tersebar di Asia Tenggara, Amerika Latin, Karibia, Timur Tengah, dan Oseania.
Dengan 13 merek pemenang penghargaan—termasuk Aston, Alana, Huxley, Kamuela, Avanika, Harper, Quest, Four Corners, Neo, fave, Nordic, Powered by Archipelago, dan Aston Collection—perusahaan ini diakui sebagai salah satu pemimpin perhotelan yang paling andal dan tumbuh paling cepat di kawasan ini.
Berkantor pusat di Jakarta, Archipelago Hotels membawa pengalaman puluhan tahun dalam membangun merek hotel yang terukur (scalable) dan mengelola portofolio akomodasi yang luas di seluruh dunia.
Pendekatan perusahaan yang asset-light, berbasis teknologi, dan tata kelola yang tinggi mendukung ekspansi cepat di pasar global utama, termasuk Asia Tenggara, MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara), Oseania, dan LATAM (Amerika Latin).
Dengan kerangka kerja operasional yang kuat, fokus pada teknologi berpemilik (proprietary), dan keahliannya sebagai perusahaan independen, Archipelago terus berinovasi dalam pengembangan teknologi di industri perhotelan dan mendukung pertumbuhan pariwisata di seluruh wilayah layanannya.
Kontak Media
Olivia Martsha
Marketing Communication
Hotel Neo Gajah Mada Pontianak
pontianakMARCOMM@neohotels.com
0882021520759