7 Kebiasaan Transaksi Digital yang Ternyata Memboroskan Uang

Rafael B. Junior • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 18:33 WIB
Ilustrasi transaksi digital. (ISTIMEWA)
Ilustrasi transaksi digital. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Transaksi digital memang cepat dan praktis. Sayangnya, kecepatan ini sering membuat setiap transaksi dilakukan tanpa pertimbangan matang, hingga akhirnya terbentuk kebiasaan yang sebenarnya memboroskan uang. 

Sebagian besar biaya yang muncul biasanya berupa biaya administrasi tetap per transaksi, dengan batas maksimal Rp2.500 untuk transfer antar bank menggunakan BI-FAST dan biaya tetap serupa pada berbagai saluran top-up. Besaran biaya seperti ini jarang sekali merubah kebiasaan karena nilainya dianggap kecil, sehingga pola pengeluaran terus berlangsung tanpa disadari.

Ada tujuh kebiasaan utama yang menjadi penyebab terbesar kebocoran uang dari dompet digital dalam sebulan. Dari semua itu, dua kebiasaan yang dapat dihentikan menimbulkan biaya sama sekali apabila menggunakan fitur gratis biaya admin top up GoPay dalam kuota bulanan yang tersedia. 

1. Isi Saldo Sedikit-sedikit Tapi Sering

Mengisi saldo hanya sesuai kebutuhan untuk pembelian berikutnya membuat jumlah transaksi top-up jadi semakin banyak. Padahal, biaya admin yang dikenakan bersifat flat, sehingga top-up sebesar Rp20.000 memiliki biaya admin yang sama dengan top up sebesar Rp200.000. 

Misalnya, sepuluh kali top-up Rp20.000 akan kena biaya admin sepuluh kali, padahal total saldo yang masuk sama dengan melakukan top-up sekali Rp200.000. Jadi, menggabungkan top-up menjadi jumlah sekaligus yang lebih besar, Anda bisa menghilangkan biaya tambahan yang sebenarnya tidak perlu.

2. Tidak Peduli Jalur Transfer yang Dipilih

Aplikasi perbankan biasanya menyediakan beberapa jalur transfer, tapi opsi yang dipilih secara otomatis tidak selalu yang paling murah. Biaya transfer realtime online berkisar antara Rp6.500 sampai Rp7.500 per transaksi, jauh lebih mahal dibandingkan biaya maksimal Rp2.500 untuk transfer menggunakan BI-FAST. 

Padahal, kedua jalur ini mengantarkan dana ke rekening yang sama tanpa perbedaan layanan yang signifikan. Jika Anda melakukan sepuluh transfer per bulan dan memilih jalur yang lebih mahal, Anda bisa kehilangan sekitar Rp40.000 sampai Rp50.000 hanya karena pilihan jalur transfer. 

3. Membiarkan Langganan Otomatis Berjalan

Langganan dengan sistem perpanjangan otomatis bisa terus memotong saldo tanpa Anda sadari, terutama ketika layanan yang sudah tidak dipakai tetapi tetap ditagih.

Langganan tahunan jadi yang paling sulit terlacak karena jarak waktu pemotongan dan evaluasi ulang cukup lama, bisa mencapai sebelas bulan. Satu-satunya cara agar langganan yang sudah tidak digunakan itu tidak memboroskan uang adalah dengan rutin mengecek riwayat transaksi dan membatalkan langganan yang tidak diperlukan. 

4. Bayar Tanpa Mengecek Promo yang Berlaku

Promo cashback dan diskon sering kali terkait dengan metode pembayaran, merchant, atau waktu tertentu. Jadi apabila Anda membayar tanpa mengecek promo yang berlaku, Anda melewatkan manfaat tersebut tanpa disadari. Padahal, mengecek promo sebelum membayar biasanya memakan waktu lebih singkat daripada proses pembayaran itu sendiri.

5. Memecah Satu Transfer Jadi Beberapa Kali

Mengirim uang ke penerima yang sama secara bertahap akan menggandakan biaya admin yang bersifat flat, tanpa menambah jumlah uang yang sampai. Contohnya, mengirim Rp300.000 dalam enam kali transfer Rp50.000 masing-masing akan kena biaya Rp2.500 per transaksi, sehingga total Rp15.000. Jika jumlah yang dikirim langsung sekaligus, biaya admin hanya Rp2.500, berarti Anda bisa menghemat Rp12.500 tanpa mengubah jumlah uang yang diterima.

6. Menyimpan Saldo Mengendap di Banyak Aplikasi

Memiliki saldo tersebar di berbagai aplikasi membuat total uang yang dimiliki sulit terpantau. Akibatnya, sisa saldo kecil yang jarang digunakan menumpuk di berbagai tempat yang jarang dibuka sehingga tidak termanfaatkan.

Dengan memindahkan saldo ke satu aplikasi, Anda dapat melihat total dana yang dimiliki sekaligus memudahkan pengaturan anggaran. Selain itu, mengurangi jumlah aplikasi juga membantu menghindari pemotongan biaya tidak terduga dari saldo yang mengendap.

7. Tarik Tunai Lalu Bayar Tunai di Merchant yang Terima QRIS

Tarik uang tunai untuk membayar merchant yang sudah menerima pembayaran lewat QRIS menambah langkah dan biaya admin tarik tunai tanpa manfaat tambahan. Pembayaran secara tunai juga berarti Anda kehilangan kesempatan mendapatkan untuk mendapatkan cashback dari metode pembayaran digital. Oleh karena itu, sebaiknya cek apakah merchant menerima QRIS sebelum menarik tunai agar terhindar dari biaya dan kehilangan benefit.

Gratis Biaya Admin Top Up GoPay dan Kuota di Setiap channel

Aplikasi GoPay menyediakan beberapa saluran top-up bebas biaya admin dengan kuota bulanan masing-masing
Aplikasi GoPay menyediakan beberapa saluran top-up bebas biaya admin dengan kuota bulanan masing-masing

Aplikasi GoPay menyediakan beberapa saluran top-up bebas biaya admin dengan kuota bulanan masing-masing. Contohnya, BCA OneKlik dan BRI Direct Debit bebas biaya hingga dua kali per bulan untuk semua pengguna. Top-up Virtual Account gratis hingga lima kali per bulan bagi pemilik GoPay Tabungan. Kartu debit VISA atau Mastercard juga bebas biaya hingga dua kali per bulan. Kuota ini direset tiap awal bulan dan biaya admin berlaku mulai transaksi ketiga di saluran yang sama. 

Pemborosan pada transaksi digital lebih banyak terjadi karena frekuensi dan kurangnya perhatian, bukan karena transaksi mahal. Biaya flat yang dikenakan bisa dihindari dengan menggabungkan transaksi tanpa mengurangi dana yang dibelanjakan. Memeriksa riwayat transaksi untuk biaya berulang dan saldo yang mengendap membantu mengidentifikasi kebiasaan yang menyebabkan pemborosan tanpa disadari.

Mengubah kebiasaan ini tidak memerlukan biaya tambahan dan bisa dimulai dengan memilih cara pengisian saldo yang tepat sejak awal. Aplikasi GoPay menyediakan top-up bebas biaya admin melalui berbagai metode seperti direct debit, Virtual Account, kartu debit, dan minimarket, masing-masing dengan kuota bulanan yang direset tiap bulan.

Editor : Rafael B. Junior
tips hemat Keuangan Pribadi. transaksi digital dompet digital gopay