PONTIANAK POST – Sebanyak 99 mahasiswa Institut Shanti Bhuana (ISB) Bengkayang resmi menyandang gelar sarjana setelah mengikuti Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Periode VI Tahun 2026 di Auditorium Santo Yosef, Kabupaten Bengkayang, Rabu (7/10).
Para lulusan didorong tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu mengimplementasikan ilmu, menciptakan peluang, serta menjadi motor perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Ke-99 wisudawan tersebut berasal dari empat program studi. Rinciannya, 32 lulusan Program Studi Manajemen, 42 lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 21 lulusan Teknologi Informasi, dan empat lulusan Program Studi Kewirausahaan.
Baca Juga: Bikin Haru, Mahasiswa Indonesia ini Nyanyi Tanah Airku Saat Wisuda di University of York Inggris
Dalam laporan akademiknya, Wakil Rektor I Bidang Akademik ISB, Dr. Helena Angraeni Tjondro Sugianto, S.T., M.T., mengatakan, wisuda bukan hanya menjadi momentum pelepasan para lulusan. Namun, juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai perkembangan dan capaian yang diraih ISB sepanjang 2026.
Empat wisudawan ditetapkan sebagai Wisudawan Terbaik Periode VI Tahun 2026. Mereka yakni Selvinus Yeri, S.M. dari Program Studi Manajemen, Dian Sasmitha, S.Bns. dari Program Studi Kewirausahaan, Lamria Sitompul, S.Pd. dari Program Studi PGSD, dan Valenstina Salira Ndoe, S.Kom. dari Program Studi Teknologi Informasi.
Dari sisi kelembagaan, ISB berhasil memperoleh Klaster Madya Perguruan Tinggi Tahun 2026 berdasarkan kinerja perguruan tinggi berbasis SINTA periode 2022–2024.
Capaian juga terlihat dari peningkatan peringkat sejumlah jurnal ilmiah yang dikelola ISB. Jurnal ELIa (Journal of Educational Learning and Innovation) dan Jifotech (Journal of Information) meningkat dari Sinta 5 menjadi Sinta 4. Sementara Management and Sustainable Development Journal (MSDJ) berhasil mempertahankan peringkat Sinta 4.
Baca Juga: Hormati Gugatan Class Action Nafas Kalbar, Pemkab Bengkayang: Kami Siap Hadapi Proses Hukum
Di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dosen ISB juga berhasil memperoleh pendanaan empat penelitian dan tiga kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Hibah BIMA Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Prestasi mahasiswa turut menjadi bagian dari capaian ISB. Sejumlah mahasiswa berhasil mengukir prestasi di tingkat daerah, nasional hingga internasional dalam berbagai bidang, mulai seni, teknologi, budaya, olahraga hingga penelitian.
Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, misalnya, berhasil meraih Juara II dan III dalam Lomba Programming Tingkat Nasional. Sedangkan mahasiswa Program Studi Manajemen meraih The Best Presenter pada The 7th International Research Conference on Management & Business Tahun 2026 kategori Organizational Track.
Wisuda Awal Perjalanan Baru
Rektor Institut Shanti Bhuana mengingatkan para wisudawan agar tidak menjadikan wisuda sebagai akhir dari proses belajar.
Menurutnya, perkembangan dunia yang begitu cepat menuntut para lulusan untuk terus belajar, beradaptasi dan meningkatkan kompetensi.
“Wisuda bukan akhir dari proses belajar, tetapi awal dari perjalanan baru. Terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kompetensi,” pesannya.
Rektor juga mendorong lulusan ISB tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Para sarjana diharapkan mampu menciptakan peluang sekaligus memberikan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Jangan hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan memberikan solusi,” tegasnya.
Ia berharap para lulusan dapat menjadi pribadi yang kompeten, berkarakter, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di ISB diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah dan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengungkapkan perkembangan kelembagaan ISB yang saat ini tengah mengusulkan perubahan bentuk menjadi Universitas Shanti Bhuana (UNSHABA). Proses perubahan bentuk tersebut kini berada pada tahap peninjauan.
ISB, lanjutnya, akan terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kerja sama di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
Bupati: Sarjana Harus Jadi Motor Perubahan
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., memberikan apresiasi terhadap peran ISB dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bengkayang.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk meningkatkan indeks pembangunan manusia.
Pemerintah Kabupaten Bengkayang, kata dia, akan terus mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi agar pendidikan dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Ia menilai para sarjana memiliki posisi strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Bengkayang.
“Para sarjana perlu hadir sebagai motor perubahan melalui cara-cara yang rasional, terukur, dan berlandaskan prinsip ilmiah,” ujar Sebastianus.
Ia mengingatkan, gelar sarjana bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.
“Jadikan gelar sarjana sebagai mandat untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan dan daya saing daerah, memperkuat literasi, inovasi, dan produktivitas serta membangun jejaring kolaborasi lintas disiplin demi lahirnya solusi berbasis bukti (evidence-based),” pesannya.
Menurutnya, Pemkab Bengkayang akan terus membuka ruang kolaborasi sekaligus mendukung ekosistem pendidikan yang berorientasi pada kemajuan, pemerataan kesempatan dan keberlanjutan pembangunan.
Ia berharap para sarjana yang diwisuda dapat menjadi pelopor dan menghadirkan manfaat nyata bagi Kabupaten Bengkayang serta masyarakat luas.
Jaga Nama Baik Almamater
Sementara itu, Rektor ISB juga berpesan kepada para alumni agar tetap menjaga nama baik almamater di mana pun berada. Para lulusan diharapkan tetap menjalin hubungan dengan kampus dan membangun jejaring alumni yang kuat.
“Di mana pun berada, para winisuda tetap membawa nama Institut Shanti Bhuana. Jaga integritas, etika, dan nama baik almamater,” pesannya.
Wisuda Program Sarjana Periode VI Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi ISB dalam melepas 99 lulusan untuk memasuki dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
Para alumni diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di ISB, serta terus berkarya, mengabdi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Selamat melangkah, berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi sesama,” demikian pesan Rektor kepada seluruh wisudawan dan wisudawati ISB. (*)
Editor : Hanif