PONTIANAK POST - Bawang putih adalah salah satu bumbu dapur wajib yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan.
Namun, tak sedikit orang yang memilih versi kupas karena lebih praktis.
Sayangnya, bumbu satu ini cenderung lebih cepat rusak jika sudah dikupas.
Misalnya berubah warna, berjamur, bahkan aromanya bisa berkurang.
Jika tidak disimpan dengan benar, hasil akhirnya bukan cuma rasa masakan yang terganggu, tapi juga pemborosan bahan dan uang.
Untungnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan di rumah untuk menjaga kualitasnya tetap optimal.
Dikutip dari sebuah video dari Kanal YouTube Nakita Channel, berikut empat metode efektif menyimpan bawang putih kupas agar lebih awet, higienis, dan tetap harum saat digunakan.
- Simpan di Kulkas Menggunakan Wadah Kedap Udara
Cara pertama yang paling umum adalah menyimpannya di dalam wadah tertutup rapat lalu meletakkannya di kulkas.
Udara dingin akan memperlambat pertumbuhan mikroorganisme, sedangkan wadah kedap udara mencegah kelembapan dan bau menyebar ke makanan lain.
Kelebihan:
- Tahan hingga 1 minggu
- Praktis dan tidak perlu bahan tambahan
Catatan: Aromanya bisa sedikit berkurang karena senyawa volatilnya lebih cepat menguap di suhu dingin.
- Rendam dalam Cuka
Merendamnya di dalam cuka (baik cuka putih atau cuka anggur) bisa menjadi cara alami untuk mengawetkannya.
Cuka menciptakan lingkungan asam yang tidak disukai mikroba perusak.
Cara ini bisa dilakukan di suhu ruang atau disimpan di kulkas.
Kelebihan:
- Menjaga aroma bawang lebih tahan lama
- Bisa disimpan di suhu ruang
Tips: Gunakan cuka secukupnya agar bawang tidak terlalu asam saat dimasak.
- Bekukan di Cetakan Es Batu
Metode ini sangat cocok untuk kamu yang suka memasak dalam porsi kecil.
Cincang lalu masukkan ke dalam cetakan es batu, lalu simpan di freezer.
Saat dibutuhkan, cukup ambil satu blok es dan langsung pakai.
Kelebihan:
- Tahan hingga 6 bulan
- Sudah dalam porsi siap pakai
Tips: Kamu bisa tambahkan sedikit minyak zaitun sebelum dibekukan agar bawang tidak terlalu kering saat dicairkan.
- Keringkan dengan Oven Suhu Rendah
Mengeringkan bawang putih di oven dengan suhu sekitar 115 derajat Celsius membantu menghilangkan kelembapan, sehingga memperlambat pembusukan dan pertumbuhan jamur.
Setelah kering, simpan dalam wadah tertutup rapat.
Kelebihan:
- Cocok untuk penyimpanan jangka panjang
- Aroma berubah menjadi lebih tajam dan unik
Catatan: Tekstur bawang menjadi lebih kering, cocok digunakan untuk masakan yang butuh bawang kering seperti sambal atau bumbu tabur.
Baca Juga: Konsumsi Bawang Putih Mentah Setiap Hari, Ini Manfaat yang Tak Terduga
Jaga Kebersihan dan Cek Secara Berkala
Apa pun metode yang kamu pilih, jangan lupa untuk rutin mengecek bawang putih yang disimpan.
Buang segera jika ada bagian yang mulai berjamur agar tidak menular ke bawang lainnya.
Gunakan wadah yang bersih dan pastikan tangan atau alat yang digunakan juga higienis saat mengambil bawang.
Penutup
Menyimpan bawang putih kupas bukan hal yang rumit jika tahu caranya.
Kamu bisa menjaga kualitas bawang lebih lama dengan memilih metode penyimpanan yang sesuai kebutuhan.
Baik itu disimpan di kulkas, direndam cuka, dibekukan, atau dikeringkan.
Dengan begitu Anda bisa menghindari pemborosan, dan tetap menjaga rasa masakan tetap sedap.
Gunakan alat dapur sederhana yang kamu punya di rumah, dan nikmati manfaatnya dalam jangka panjang. (mif)
Editor : Miftahul Khair