Deklarasi tersebut secara tegas menyatakan bahwa Hari Persahabatan Internasional dirayakan setiap tahunnya pada 30 Juli.
Dilansir dari situs Perserikatan Bangsa Bangsa, Hari Persahabatan Internasional tersebut digagas dengan memperhatikan bahwa persahabatan antarmasyarakat, negara, budaya, dan individu dapat menginspirasi upaya perdamaian dan membangun jembatan antar komunitas.
Resolusi tersebut menekankan pada pelibatan generasi muda, sebagai pemimpin masa depan, dalam kegiatan komunitas yang mencakup budaya yang berbeda dan mendorong pemahaman internasional dan penghormatan terhadap keberagaman.
Untuk memperingati Hari Persahabatan Internasional, PBB mendorong pemerintah, organisasi internasional dan kelompok masyarakat sipil untuk mengadakan acara, kegiatan dan inisiatif, yang berkontribusi pada upaya komunitas internasional dalam mendorong dialog antar peradaban, solidaritas, saling pengertian dan rekonsiliasi.
Hari Persahabatan Internasional merupakan inisiatif yang mengikuti usulan UNESCO yang mendefinisikan budaya damai sebagai seperangkat nilai, sikap, dan perilaku yang menolak kekerasan, serta berupaya mencegah konflik dengan mengatasi akar permasalahannya dengan tujuan untuk memecahkan masalah. Kemudian diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1997.
Tahun ini, PBB mengangkat tema Merangkul Keberagaman, Menumbuhkan Persatuan, untuk Peringatan Hari Persahabatan Internasional. (ote)
Editor : Syahriani Siregar