SEPANJANG Agustus ini, begitu banyak peringatan hari-hari di seluruh dunia yang ditujukan kepada sejumlah hewan.
Sebut saja Hari Macan Dahan yang diperingati pada 4 Agustus, kemudian Hari Singa (10 Agustus), Hari Gajah (12 Agustus), Hari Orangutan (19 Agustus), Hari Nyamuk (20 Agustus), Hari Anjing (26 Agustus), hingga Hari Hiu Paus (30 Agustus). Nah, hari ini, 8 Agustus, ternyata juga diperingati sebagai Hari Kucing Sedunia. Bagaimana sejarahnya?
Dilansir dari situs daysoftheyear.com, Hari Kucing Internasional (International Cat Day) kali pertama digelar pada 2002 oleh IFAW (Dana Internasional untuk Kesejahteraan Hewan).
Bersama dengan kelompok hak asasi hewan lainnya yang ikut merayakannya, hari tersebut dinyatakan sebagai hari untuk mengapresiasi dan menghormati salah satu hewan peliharaan paling populer di planet ini.
Diperkirakan terdapat 500 juta kucing yang bermain-main di rumah hingga pekarangan di seluruh dunia. Jika dikalkulasikan, hampir setiap keluarga di bumi ini memiliki lebih banyak anak kucing, tanpa memperhatikan negara atau iklimnya.
Memelihara kucing sendiri dinilai telah terbukti meningkatkan kesehatan mental dan menghilangkan stres, kecemasan, dan depresi.
Dari laman situs icatcare.org, ICC (International Cat Care) mengaku bangga telah menjadi penjaga hari istimewa ini sejak 2020.
Mereka pun mengundang para profesional dan penggemar kucing dari seluruh dunia, untuk bergabung bersama dalam merayakan Hari Kucing Internasional ini.
Mereka mendorong siapa pun yang menghargai kucing, termasuk pemilik kucing, dokter hewan profesional, dan orang-orang yang menangani kucing, untuk meluangkan waktu sejenak untuk merayakan spesies dan ikatan unik tersebut.
Dengan perkiraan terdapat 600 juta kucing di seluruh dunia, baik yang dimiliki maupun tidak, tema Celebrating Cats yang diusung tahun ini mengundang para aktivis kucing untuk berkumpul dan berbagi kecintaan bersama kucing, demi menumbuhkan rasa kebersamaan dan semangat bersama untuk memperjuangkan kesejahteraan hewan-hewan peliharaan mereka. (ote)
Editor : Miftahul Khair