Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Ini, Hari Kelapa Sedunia, Bagaimana Sejarahnya?

Miftahul Khair • Senin, 2 September 2024 | 11:05 WIB
Hari Air Kelapa Sedunia.
Hari Air Kelapa Sedunia.

HARI ini, 2 September, ternyata diperingati sebagai Hari Kelapa Sedunia (World Coconut Day). Tanggal 2 September sendiri dipilih untuk menghormati berdirinya Komunitas Kelapa Asia dan Pasifik (APCC), sehingga diharapkan pentingnya peran organisasi ini dalam mendukung industri kelapa.

Dilansir dari situs coconutcommunity.org, APCC berdiri di Bangkok, Thailand, pada 12 Desember 1968. Perjanjian pembentukan Komunitas Kelapa Asia ditandatangani oleh India, Indonesia, dan Filipina. Setelah perjanjian tersebut diratifikasi oleh negara-negara tersebut.

Sementara Komunitas Kelapa Asia sendiri terbentuk pada 9 September 1969, dengan berkantor pusat di Jakarta. Ketika negara-negara di luar Asia mulai diterima dalam organisasi tersebut, namanya diubah menjadi Komunitas Kelapa Asia dan Pasifik.

Situs affairshub.in, mengungkap sejumlah alas an mengapa Hari Kelapa Sedunia perlu dirayakan, salah satunya karena dampak ekonomi. Kelapa disebut mereka sebagai sumber pendapatan utama bagi jutaan petani di Asia, Pasifik, dan wilayah tropis lainnya.

Industri kelapa mendukung berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga manufaktur, menyediakan lapangan kerja, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Kemudian dari sisi signifikansi budaya dan social, dijelaskan bahwa kelapa memiliki makna budaya dan agama yang mendalam di banyak masyarakat.

Di negara-negara seperti India, Indonesia, dan Filipina, kelapa merupakan bagian integral dari ritual, upacara, dan masakan tradisional. Merayakan Hari Kelapa Sedunia membantu melestarikan praktik budaya ini dan mempromosikan keanekaragaman budaya global.

Sementara untuk faktor lingkungan, pohon kelapa dikenal sebagai pohon kehidupan. Begitu banyak manfaat bagi lingkungan, sehingga membantu stabilisasi tanah, memberikan keteduhan, dan berkontribusi terhadap keanekaragaman hayati. Budidaya kelapa juga berperan dalam memerangi perubahan iklim dengan menyerap karbon dioksida.

Untuk tema Hari Kelapa Sedunia tahun ini adalah Berinvestasi pada kelapa untuk menyelamatkan dunia.” Tema ini menggarisbawahi perlunya mendukung dan mengangkat semangat petani kelapa, memastikan mereka memiliki sumber daya dan pengetahuan untuk menerapkan praktik berkelanjutan. Fokusnya adalah menciptakan masa depan di mana industri kelapa tumbuh subur sekaligus melindungi lingkungan.

Sebagai informasi, kelapa dibudidayakan di lebih dari 90 negara, dengan sebagian besar produksi terkonsentrasi di daerah tropis. Filipina, Indonesia, dan India adalah tiga negara penghasil kelapa terbesar, menyumbang hampir 75 persen produksi global.

Filipina merupakan produsen kelapa terbesar, berkontribusi terhadap sebagian besar pasokan kelapa global. Kemudian Indonesia dikenal dengan perkebunan kelapanya yang luas, sehingga Indonesia adalah eksportir utama produk kelapa.

Terakhir India, di mana industri kelapa di negara tersebut sangat penting bagi perekonomian negara ini, karena buahnya digunakan dalam berbagai hal mulai dari makanan hingga upacara keagamaan.(ote)

Editor : Miftahul Khair
#Hari Kelapa Sedunia #Hari Kelapa