PELANGGAN berasal dari kata dasar langgan, yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti jual beli secara tetap. Sementara pelanggan diartikan sebagai orang yang membeli (menggunakan dan sebagainya) barang (surat kabar dan sebagainya) secara tetap.
Di Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang diperingati setiap 4 September setiap tahunnya, pontianakpost.jawapos.com akan mengulas istilah pelanggan ini.
Selama ini, masih ada yang berpendapat bahwa pelanggan adalah konsumen. Padahal kedua istilah tersebut berbeda. Pelanggan sudah pasti konsumen, namun konsumen belum tentu bisa disebut pelanggan.
Situs qiscus.com secara tegas menyebut jika konsumen adalah pribadi, baik individu maupun kelompok tertentu, yang membeli atau mengakses produk untuk digunakan sendiri.
Produk dalam hal ini juga tidak hanya terbatas pada barang saja, namun juga layanan atau jasa. Dalam dunia pemasaran, konsumen juga dapat diartikan sebagai penerima pesan iklan.
Jika melihat dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
Sementara pelanggan memiliki kecenderungan mengulangi pembelian produk perusahaan. Pelanggan adalah orang atau organisasi yang membeli dan menggunakan produk secara tetap, kontinyu, dan/atau berulang kali.
Bila diartikan lebih luas lagi, pelanggan adalah orang atau organisasi yang pernah mengakses produk, baik berulang kali atau belum.
Situs gramedia.com sendiri membagi pelanggan dalam tiga jenis yakni pelanggan internal, pelanggan eksternal, serta pelanggan pertama. Pelanggan internal merupakan konsumen yang berasal dari lingkup bagian dalam perusahaan.
Biasanya, mereka membeli suatu produk atau layanan yang nantinya akan dijual kembali ke orang lain. Selain itu, jenis ini memiliki andil atau pengaruh pada kinerja perusahaan.
Seperti pegawai pemasaran, karyawan operasional, karyawan delivery, sumber daya manusia, dan lainnya. Agar bisa memaksimalkan kinerjanya, mereka membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dalam tim yang baik, sehingga bisa mendapatkan pelanggan akhir dengan jumlah yang banyak.
Sementara pelanggan eksternal merupakan pelanggan yang secara aktif dan langsung menggunakan produk atau layanan jasa dari perusahan produsen.
Hal ini bisa juga disebut konsumen akhir, seperti pemilik bisnis, pelajar, maupun ibu rumah tangga.
Biasanya, mereka ada karena perusahaan memiliki performa, mutu, atau kualitas barang atau jasa yang baik, sehingga konsumen dapat secara langsung merasakan kepuasannya akan suatu produk atau jasa.
Dengan memberikan kualitas barang ataupun jasa yang terbaik kepada mereka, komitmen dari pelanggan juga akan lebih tinggi.
Sedangkan pelanggan pertama merupakan konsumen yang menjadi perantara penjualan produk.
Namun, konsumen ini bukan yang menjadi pengguna terakhir dari suatu produk atau jasa dari suatu perusahaan.
Mereka bukan berasal dari lingkup perusahaan, tetapi individu atau kelompok umum yang mendistribusikan produk atau jasa dari suatu perusahaan.
Seperti reseller sebuah produk kecantikan, biro jasa pemesanan tour, agen bahan baku makanan, dan sejenisnya.(ote)
Editor : Miftahul Khair