PONTIANAK - Siswa-siswi kelas X SMAN2 Pontianak, sangat antusias berkunjung ke Museum Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu (11/9). Terdapat lima kelas yang aktif terlibat untuk hari ini dalam kegiatan yang dapat menyentuh langsung akar budaya bangsa, yang berada di Kalimantan Barat.
Kunjungan kali ini merupakan kebijakan integral dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dimana didalamnya terdapat agenda berkunjung ke Museum dengan dimensi yang diangkat adalah kebhenikaan.
Diharapkan siswa siswi dapat mengenal kebudayaan Indonesia khususnya di Kalimantan Barat, serta dapat memotivasi mereka supaya lebih dalam lagi rasa cinta akan tanah air Indonesia, serta mengembangkan Karakter yang relevan dengan tuntutan zaman.
Tampak sangat antusias , para siswa siswi berkeliling museum, mengamati satu per satu, seraya berdiskusi ceria melihat koleksi bersejarah yang dipamerkan didalam kaca pameran. Mulai dari artefak peninggalan peninggalan kerajaan kuno, alat alat musik tradisional, pakaian adat, rumah adat dan tulisan peninggalan zaman dahulu.
Hingga semua hal itu menjadi jendela waktu yang membawa mereka kembali ke masa lalu. Salah satu siswi dari SMAN2 Pontianak, Munajat Tulus mengaku sangat terkesan dengan pengalamannya.
"Jujur sangat seru kunjungan kali ini, sangat mengesankan bagi saya karena kami ramai ramai kesini, melihat satu satu peninggalan peninggalan zaman dahulu, kami bisa membaca dan mengenal semua barang barang yang dapat memotivasi kami untuk tetap mengembangkan dan melestarikan budaya budaya yang ada di Kalimantan Barat ini," ujarnya.
Koordinator kegiatan P5 dari SMAN 2 Pontianak, Yuyun menjelaskan pihaknya senang para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan kunjungan P5 ini. Dirinya berharap peserta didik, dapat mengenal budaya melalui melihat kembali peninggalan budaya budaya yang ada di Museum Kalimantan Barat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMA 2 Pontianak dapat tumbuh menjadi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berwawasan luas akan budaya Indonesia khususnya Kalimantan Barat. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
"Dengan harapan sebagaimana mereka sebagai salah satu bagian yang akan melestarikan budaya Kalimantan Barat dan dapat menjadi motivator untuk terus mencintai budaya Indonesia, khususnya di tanah kelahiran mereka,” ujarnya dengan sangat antusias. (alf/mgg)
Editor : Miftahul Khair