SIAPAKAH Hank Williams, sehingga tanggal kelahirannya pun diperingati sebagai Hari Musik Country Internasional (International Country Music Day). Seperti apa kiprahnya dalam membesarkan musik yang berasal dari pedesaan Amerika hingga mendunia seperti saat ini?
Dilansir dari situs Birtannica, Hank Williams digambarkan sebagai seorang penyanyi, penulis lagu, dan gitaris Amerika yang pada 1950-an bisa dibilang menjadi musisi country pertama di dunia.
Dia merupakan seorang penulis lagu yang sangat berbakat dan vokalis yang bersemangat. Dia juga mengalami kesuksesan besar di pasar musik populer. Status ikoniknya diperkuat oleh reputasinya atas kehidupan yang sulit dan kerentanan yang mendalam.
Williams lahir di Mount Olive, Butler County, sebuah komunitas pedesaan di selatan Alabama, 17 September 1923. Dia bermukim di dekat Greenville, Garland, dan Georgiana pada berbagai waktu selama masa kecilnya.
Saat masih kecil, dia diajarkan bermain music oleh Rufus Payne, seorang pengamen jalanan Afrika-Amerika yang bernama Tee-Tot dan mengamen di jalanan Georgiana dan Greenville.
Mungkin diajari akord pertamanya oleh Payne, Williams mulai bermain gitar pada usia 8 tahun. Dia melakukan debut radionya pada usia 13 tahun, dengan membentuk band pertamanya, Hank Williams dan Drifting Cowboys-nya. Pada usia 14 tahun dan sejak awal mulai mengenakan topi koboi dan pakaian barat yang kemudian diasosiasikan dengannya.
Selama Perang Dunia II Williams bolak-balik antara Mobile, tempat dia bekerja di galangan kapal, dan Montgomery, tempat dia mengejar karier musik. Pada tahap ini Williams mulai menyalahgunakan alkohol, masalah yang menghantuinya sepanjang hidupnya, tetapi hal itu muncul sebagian karena upayanya untuk mengobati sendiri sakit punggung yang disebabkan oleh kelainan tulang belakang bawaan.
Kemudian dia akan mengurangi rasa sakit fisiknya dengan morfin, namun alkohol tetap menjadi obat penghilang rasa sakit pilihannya ketika dia berusaha meringankan sakit hati akibat hubungannya yang penuh gejolak dengan Audrey Sheppard, yang dinikahinya pada 1942 (mereka bercerai 10 tahun kemudian).
Pada 1946 Williams mendapatkan kontrak penulisan lagu dengan Acuff-Rose Publications dan mulai menyusun materi untuk penyanyi Molly O'Day. Belakangan tahun itu dia menerima kontrak rekaman pertamanya, dengan Sterling Records; namun, di label start-up MGM-lah dia mendapatkan hit pertamanya, Move It on Over pada 1947. Tak lama kemudian dia menjadi anggota tetap program radio Louisiana Hayride yang baru dibuat yang berbasis di Shreveport, Louisiana.
Momen terobosan Williams datang pada 1949 dengan dirilisnya Lovesick Blues, sebuah lagu pertunjukan lama yang ia mainkan, menjadi hit yang menduduki puncak tangga lagu. Tak pelak ia pun undangan untuk bergabung dengan Grand Ole Opry di Nashville, dan ketenaran internasional.
Lebih dari setengah dari 66 rekaman yang dibuat Williams atas namanya sendiri (dia juga merilis serangkaian rekaman bertema religi dengan nama Luke the Drifter) adalah Top Ten country dan western hits, di mana banyak di antaranya mencapai nomor satu.
Sebut saja Cold, Cold Heart, Your Cheatin’ Heart, Hey, Good Lookin, Jambalaya (On the Bayou), dan I’ll Never Get Out of This World Alive. Lost Highway miliknya yang luar biasa memuncak di nomor 12.
Williams, yang menulis sebagian besar lagunya sendiri, menciptakan lirik yang lugas dan jujur secara emosional, serta memiliki kesederhanaan puitis yang tidak hanya berbicara kepada penggemar musik country dan barat, tetapi juga kepada khalayak yang lebih luas.
Sebagaimana dibuktikan oleh penyanyi pop hit Tony Bennett, yang men-cover Cold, Cold Heart pada 1951. Musik Williams sendiri tidak terlalu inovatif, meskipun ia adalah penyintesis blues yang cekatan, country honky-tonk, western swing, dan genre lainnya. Namun, ungkapan sedih dan blues-nya unik dan menjadi batu ujian musik country.
Sejarawan musik country Bill Malone menulis bahwa Williams bernyanyi dengan kualitas yang menjadi ciri khas setiap penyanyi dusun besar, yakni ketulusan hati. Terlepas dari banyak lagu patah hati Williams yang terkenal, perlu juga diingat bahwa dia mampu menulis dan bernyanyi dengan penuh kegembiraan dan humor, seperti pada lagu Howlin’ at the Moon.
Tahun-tahun terakhir hidupnya diliputi kesedihan dan penyalahgunaan obat-obatan. Dia meninggal karena serangan jantung dalam keadaan pingsan akibat obat-obatan dan alkohol di kursi belakang mobil, di West Virginia, saat berkendara dari Knoxville, Tennessee, ke konser di Canton, Ohio, 1 Januari 1953. Red Foley, Roy Acuff, dan Ernest Tubb, antara lain, menyanyikan I Saw the Light yang dipengaruhi Injil oleh Williams pada pemakamannya, yang dihadiri oleh ribuan orang.
Putranya, Hank Williams, Jr., seorang pemain music country yang sukses (seperti cucu Williams, Hank Williams III), menyanyikan lagu-lagu Williams dalam biografi film Your Cheatin' Heart (1964).
Pada 2010, dewan Penghargaan Pulitzer memberikan penghargaan khusus kepada Williams atas keahliannya sebagai penulis lagu yang mengungkapkan perasaan universal dengan kesederhanaan yang menyentuh dan memainkan peran penting dalam mengubah musik country menjadi kekuatan musik dan budaya utama dalam kehidupan Amerika. (ote)
Editor : Miftahul Khair