PONTIANAK- Kecelakaan di dapur atau di bengkel kerja bisa terjadi kapan saja, termasuk terkena cipratan minyak panas.
Siapa yang tak pernah merasakan jantung berdebar kencang saat merasakan sensasi panas menyengat di kulit akibat cipratan minyak?
Meskipun terlihat sepele, cipratan minyak bisa menyebabkan luka bakar yang serius jika tidak ditangani dengan tepat.
Luka bakar akibat minyak panas bisa menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, meninggalkan bekas luka, dan bahkan berpotensi menyebabkan infeksi.
Jangan panik! Ingat, penanganan yang tepat dan cepat dapat meminimalisir dampak buruk dari cipratan minyak.
Dikutip dari akun TikTok @funskincare, Berikut langkah-langkah pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan jika terkena cipratan minyak.
- Alirkan Air Ke Area yang Terluka
Mendinginkan area yang terkena cipratan minyak untuk mengurangi keparahan luka bakar.
Segera siram area yang terkena cipratan minyak dengan air dingin mengalir selama 10-15 menit.
Hindari menggunakan es batu atau air dingin yang terlalu ekstrem, karena bisa menyebabkan kerusakan jaringan.
- Tutup Luka Dengan Kasa
Mencegah infeksi dan melindungi luka dari kotoran. Setelah didinginkan, bersihkan luka dengan sabun lembut dan air mengalir.
Hindari menggosok terlalu keras. Setelah dibersihkan, tutup luka dengan kasa steril.
- Oles Dengan Salep Khusus Luka Bakar
Membantu proses penyembuhan luka bakar dan mencegah infeksi.
Oleskan salep khusus luka bakar yang mengandung antiseptik dan pelembap sesuai petunjuk pada kemasan.
Jika luka bakar cukup parah, seperti melepuh, berwarna merah kehitaman, atau terasa sangat sakit, segera hubungi tenaga medis.
Pertolongan pertama ini hanya untuk penanganan awal. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. (hif/mgg)
Editor : Miftahul Khair