HARI ini, 18 Oktober, ternyata diperingati dunia sebagai Hari Menopause Sedunia (World Menopause Day). Hari yang ditetapkan pada 1984 oleh International Menopause Society (IMS) bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dilansir dari situs onlymyhealth.com, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang menopause dan mengatasi tantangan fisik, emosional, dan sosial yang dihadapi perempuan selama periode ini. Selama bertahun-tahun, Hari Menopause Sedunia telah diperluas hingga mencakup kampanye pendidikan, penelitian medis, dan diskusi publik yang memberdayakan perempuan untuk lebih memahami dan mengelola menopause.
Setiap tahun, IMS menerbitkan buku putih atau laporan yang berfokus pada tema spesifik terkait menopause, menawarkan penelitian ilmiah terkini, pedoman, dan rekomendasi bagi para profesional kesehatan dan wanita.
Peringatan tahunan ini telah menjadi platform penting untuk memecah keheningan seputar menopause, mengurangi stigma, dan mendorong diskusi terbuka tentang kesehatan perempuan.
Menurut International Menopause Society, tema Hari Menopause Sedunia tahun ini adalah Terapi Hormon Menopause (MHT). Tema tersebut menekankan peran MHT dalam mengelola gejala menopause dan meningkatkan hasil kesehatan jangka panjang bagi wanita.
Terapi Hormon Menopause, juga dikenal sebagai Terapi Penggantian Hormon (HRT), melibatkan penggunaan estrogen atau kombinasi estrogen dan progesteron untuk meringankan gejala umum menopause seperti rasa panas, keringat malam, kekeringan pada vagina, dan perubahan suasana hati.
Penelitian menyebutkan bahwa MHT telah terbukti memberikan manfaat yang signifikan bagi wanita, termasuk mengurangi risiko osteoporosis, penyakit jantung, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan selama menopause. Namun, ada juga risiko yang terkait dengan terapi ini, seperti peningkatan risiko kanker tertentu, oleh karena itu penting bagi perempuan untuk mengambil keputusan berdasarkan nasihat medis yang dipersonalisasi.
Hari Menopause Sedunia memainkan peran penting dalam menghilangkan stigma seputar menopause dan mendorong perempuan untuk mencari dukungan dan pengobatan.
Banyak perempuan merasa terisolasi atau malu ketika membicarakan menopause, sehingga menyebabkan penderitaan yang tidak perlu dan kurangnya akses terhadap pengobatan seperti MHT.
Hari ini mendorong dialog terbuka antara perempuan dan penyedia layanan kesehatan, memastikan bahwa perempuan sadar akan pilihan mereka dan merasa diberdayakan untuk membuat pilihan yang meningkatkan kualitas hidup mereka.
Dengan berfokus pada MHT pada 2024, IMS bertujuan untuk mengatasi kesalahpahaman umum dan memberikan informasi yang jelas tentang bagaimana terapi hormon dapat menjadi pilihan yang aman dan efektif bagi banyak wanita.
Hari ini juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan yang dipersonalisasi, karena keputusan untuk menggunakan MHT harus didasarkan pada riwayat kesehatan wanita, gejala, dan faktor risiko.
Hari Menopause Sedunia 2024, dengan fokus pada Terapi Hormon Menopause, merupakan pengingat bahwa menopause adalah transisi hidup yang signifikan yang memerlukan perhatian, dukungan, dan pendidikan.
Dengan meningkatkan kesadaran tentang manfaat dan risiko MHT, hari ini memberdayakan perempuan untuk membuat keputusan yang tepat mengenai kesehatan mereka.
Ketika masyarakat menjadi lebih terbuka untuk membahas menopause, Hari Menopause Sedunia terus memainkan peran penting dalam meningkatkan kehidupan perempuan di seluruh dunia. (ote)
Editor : Miftahul Khair