Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Ini, Hari Defisiensi Yodium Sedunia, Bagaimana Sejarahnya?

Miftahul Khair • Senin, 21 Oktober 2024 | 13:09 WIB
Ilustrasi garam beryodium.
Ilustrasi garam beryodium.

HARI Defisiensi Yodium Sedunia (World Iodine Deficiency Day) diperingati setiap 21 Oktober setiap tahunnya atau hari ini. Hari yang dicetuskan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya yodium dalam menjaga kesehatan dan mencegah gangguan defisiensi yodium (GAKY).

Yodium adalah mikronutrien penting yang penting untuk berfungsinya kelenjar tiroid dan produksi hormon tiroid. Asupan yodium yang tidak mencukupi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit gondok, hipotiroidisme, dan gangguan perkembangan kognitif, terutama pada anak-anak dan wanita hamil.

Hari Defisiensi Yodium Sedunia berakar pada upaya global untuk mengatasi masalah kekurangan yodium dan dampaknya terhadap kesehatan. Sejarah perayaan ini dapat ditelusuri kembali ke inisiatif yang diambil oleh berbagai organisasi internasional dan pendukung kesehatan masyarakat di bidang nutrisi dan suplementasi yodium.

Meskipun peristiwa spesifik yang mendasari Hari Defisiensi Yodium Sedunia tidak didokumentasikan secara luas, pengakuan akan pentingnya yodium dalam mencegah gangguan kesehatan sudah ada sejak pertengahan abad ke-20.

Upaya untuk memerangi kekurangan yodium mendapatkan momentumnya dengan dibentuknya Dewan Internasional untuk Pengendalian Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (ICCIDD) pada 1986, yang memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan mempromosikan intervensi untuk mengatasi kekurangan yodium secara global.

Selama bertahun-tahun, ICCIDD dan organisasi terkait lainnya, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), telah berkolaborasi dalam inisiatif untuk mengadvokasi garam beryodium secara universal, mempromosikan program suplementasi yodium, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya yodium dalam menjaga kesehatan.

Penetapan Hari Defisiensi Yodium Sedunia pada 21 Oktober berfungsi sebagai pengingat simbolis atas upaya berkelanjutan untuk memerangi kekurangan yodium dan gangguan kesehatan terkait di seluruh dunia.

Peringatan hari ini ditandai dengan berbagai program pendidikan, kampanye kesadaran, dan kegiatan advokasi yang bertujuan untuk menekankan pentingnya suplementasi yodium, fortifikasi, dan diversifikasi makanan dalam mencegah gangguan kekurangan yodium dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan global.

Tema Hari Defisiensi Yodium Sedunia tahun ini adalah Mengakhiri Defisiensi Yodium Melalui Kesadaran Masyarakat dan Aksi Global. Tema ini berfokus pada edukasi masyarakat tentang pentingnya yodium dan advokasi kebijakan yang mendorong penggunaan garam beryodium untuk mencegah gangguan defisiensi yodium. (ote)

Editor : Miftahul Khair
#sejarah hari ini #hari defisiensi yodium sedunia