PONTIANAK - Kain pel merupakan salah satu alat kebersihan yang sering digunakan untuk membersihkan lantai.
Namun, seiring waktu bisa menjadi sangat kotor dan dekil karena debu dan kotoran yang menempel, bahkan setelah dicuci berkali-kali.
Jika tidak dibersihkan dengan benar, media penyerap air dan kotoran ini justru dapat menyebarkan kuman dan membuat lantai menjadi lebih kotor.
Untungnya, Anda bisa membersihkan kain pel yang kusam dan penuh noda hanya dengan menggunakan satu bahan dapur yang mudah ditemukan.
Melansir dari Sajian Sedap, tedapat beberapa cara mudah membersihkan kain pel tanpa perlu dicuci berulang kali.
Baca terus untuk mendapatkan solusi yang mudah dan efektif!
- Manfaat Membersihkan Kain Pel Secara Teratur
Membersihkan kain pel dengan rutin bukan hanya menjaga kebersihannya, tapi juga mencegah penyebaran bakteri dan kotoran di seluruh rumah.
Jika dibiarkan kotor, akan menjadi sarang kuman. Alih-alih membersihkan lantai, justru dapat meninggalkan jejak kotor.
Menjaga kebersihannya juga membantu memperpanjang umur pemakaiannya, menghemat uang Anda dalam jangka panjang.
- Gunakan Satu Bahan Dapur: Cuka
Salah satu cara termudah dan paling efektif untuk membersihkan alat bisa terbuat dari berbagai bahan, seperti wol domba, mikrofiber, dan sintetis yang sudah dekil ini adalah dengan menggunakan cuka.
Cuka merupakan bahan dapur yang memiliki sifat pembersih alami dan dapat menghilangkan noda serta kotoran membandel tanpa merusak kain.
Selain itu, cuka juga bersifat antibakteri, sehingga dapat membantu membunuh kuman yang mungkin menempel pada kain.
- Langkah-Langkah Membersihkan Kain Pel
Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk membersihkan menggunakan cuka:
- Rendam dalam Air Hangat
Siapkan ember besar dan isi dengan air hangat. Pastikan jumlah air cukup untuk merendam seluruh bagian.
Air hangat membantu melonggarkan kotoran yang menempel pada kain dan memudahkan proses pembersihan.
- Tambahkan Cuka ke dalam Ember
Setelah terendam, tambahkan satu hingga dua cangkir cuka ke dalam ember.
Cuka akan bekerja untuk melarutkan noda dan membunuh kuman yang mungkin menempel pada kain.
Biarkan pel terendam selama 30 hingga 60 menit agar cuka bekerja dengan optimal.
Baca Juga: Pemkot Pontianak Pastikan Buah Impor Tanpa Formalin
- Bilas dengan Air Bersih
Setelah direndam, keluarkan dan bilas dengan air bersih.
Gosok bagian yang masih terlihat kotor atau bernoda untuk memastikan semua kotoran terlepas.
Jika masih ada noda membandel, Anda bisa mengulangi proses ini.
- Jemur Hingga Kering
Setelah bilas selesai, peras hingga tidak ada air yang tersisa, lalu jemur di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
Sinar matahari tidak hanya membantunya cepat kering, tetapi juga berfungsi sebagai desinfektan alami yang dapat membunuh sisa-sisa bakteri.
- Tips Tambahan Agar Kain Pel Lebih Bersih
Jika kain pel Anda sangat kotor, Anda bisa menambahkan sedikit baking soda ke dalam larutan air cuka.
Baking soda bersifat abrasif ringan dan dapat membantu membersihkan kotoran yang lebih sulit hilang.
Cukup tambahkan satu sendok makan baking soda ke dalam ember sebelum mengepel
Kombinasi cuka dan baking soda akan membuat kain pel Anda lebih bersih dalam waktu singkat.
- Rutin Membersihkan Setiap Selesai Digunakan
Agar kain pel tidak cepat dekil, bersihkan setiap kali selesai digunakan.
Jangan biarkan kering dengan sisa kotoran menempel karena ini akan membuatnya sulit dibersihkan di kemudian hari.
Setelah digunakan, bilas dengan air bersih dan jemur hingga kering.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa menjaga kain pel tetap bersih dan bebas dari noda tanpa perlu mencucinya berulang kali.
Menggunakan cuka sebagai bahan pembersih tidak hanya efektif, tetapi juga ramah lingkungan dan murah.
Kain pel yang bersih akan membantu menjaga kebersihan rumah Anda dengan lebih baik dan mencegah penyebaran kuman yang tidak diinginkan. (mif)
Editor : Miftahul Khair