PONTIANAK - Tas ransel yang seringkali digunakan dalam perjalanan sehari-hari, sudah melewati berbagai situasi. Terkena panas, hujan, debu, asap, membuat penampilan menjadi tidak lagi rapi.
Kebersihannya juga menjadi salah kunci penampilan, dengan semakin sering anda menggunakannya pasti akan semakin cepat kotor.
Menjaganya agar tetap bersih, sangat penting untuk memperpanjang masa pemakaian.
Membersihkannya secara menyeluruh tentu mudah, tetapi anda tetap harus memperhatikan beberapa hal.
Dilansir dari Martha Stewart, terdapat beberapa bahan sederhana yang bisa anda gunakan untuk membersihkan.
Bahan dan alat yang Dibutuhkan
- Deterjen cucian
- Pemutih
- Pembersih noda yang aman untuk warna
- Laundry bag
- Gelas ukur
- Wadah plastik besar
- Sarung tangan
Cara Mencucinya
Anda bisa menggunakan metode pencucian pertama, dengan menggunakan mesin cuci.
Periksa label perawatan untuk petunjuk pencucian dan perawatan khusus, agar memastikan ransel anda dapat dicuci menggunakan mesin cuci.
- Kosongkan dan buka resleting ransel, termasuk semua kantong bagian dalam dan luar. Setelah itu olesi dengan cairan pembersih yang aman untuk warna, dan menggosokkannya langsung ke noda dan diamkan dahulu selama 10 menit.
- Kemudian masukkan ransel ke dalam laundry bag, setelah itu cuci ransel dengan mesin dan tambahkan sedikit lagi deterjen ketika menambahkan air. Gunakan air hangat agar kotoran lebih cepat luntur.
- Lalu anda bisa mencucinya seperti biasa mencuci pakaian, setelah kering anda bisa keluarkan dari laundry bag. Lalu jemur seperti biasa di gantungan agar kering secara alami dan menyeluruh.
Jika ransel anda memiliki jamur dan berbau, anda harus mengikuti beberapa langkah tambahan agar membersihkannya secara menyeluruh. Pastikan tas ransel anda tidak teiri dengan apapun dan lepas semua tempelan atau gantungan.
- Lakukan hal yang sama seperti sebelumnya, buka resleting termasuk semua kantong bagian luar dalam. Lalu uji ketahanan warna terlebih dahulu menggunakan pemutih pada bagian yang tidak terlihat. (jika warnanya selain putih, dan tasnya terbuat dari nilon, kemungkinan besar warnanya masih tahan terhadap pemutih, tetapi sebaiknya selalu periksa terlebih dahulu)
- Campurkan pemutih dan larutan air menggunakan ⅓ cup pemutih untuk per galon air dalam baskom plastik. Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan, kemudian rendam ransel ke dalam baskom sekitar 10 menit.
- Setelah itu buang air rendaman, dan masukkan ransel ke dalam laundry bag. Cuci seperti biasa menggunakan mesin cuci dan jangan lupa menambahkan deterjen dan air hangat guna melunturkan semua noda yang menempel. Kemudian jika sudah selesai maka anda bisa mengeringkannya seperti biasa.
Baca Juga: Kompak Kenakan Baju Serba Putih, Midji Bersama Keluarga Nyoblos di TPS 004
Jika bahan yang digunakan tidak bisa dicuci dengan mesin cuci, anda bisa mencucinya dengan tangan. Merendam ransel terlebih dahulu, memudahkan deterjen untuk membersihkannya tanpa menggunakan mesin cuci.
- Kosongkan ransel dan buka semua resleting, kemudian lakukan uji ketahanan bahan dengan larutan pemutih. Selanjutnya anda bisa membuat larutan, campuran pemutih dan air dengan takaran yang sama ⅓ cup per galon air ke dalam baskom plastik.
- Kenakan sarung tangan agar aman, kemudian rendam ransel dalam larutan pemutih dan air. Tunggu kurang lebih 10 menit, kemudian buang air rendaman. Isi kembali baskom dengan air panas dan masukkan satu sendok makan deterjen cucian. Masukkan ransel dalam larutan deterjen dan pastikan ransel penuh dengan rendaman.
- Bisa sampai bersih hingga tidak ada busa yang tersisa di air, sekali lagi usapkan air bilasan ke setiap bagian yang sekiranya kurang terjangkau. Lalu anda bisa menggantung ransel untuk mengeringkannya dengan udara.
Seberapa Sering Harus Mencuci Ransel?
Tingkat seberapa sering anda mencuci, tergantung pada pemakaian. Tetapi untuk anak sekolah atau kuliahan disarankan untuk membersihkan ransel, dengan jangka waktu per semester. Jika untuk para pekerja bisa mencucinya dengan jangka waktu tiga bulan sekali.
Tetapi jika dirasa sudah cukup kotor anda bisa langsung mencucinya, tanpa menunggu kurun waktu yang disarankan. Anda bisa menggantungnya dengan rapi jika tidak digunakan, atau masukkan ke dalam lemari.
Jika memang sering digunakan dan terpapar dengan udara luar, anda bisa mencucinya sebulan sekali. Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan debu dan bakteri, yang bisa saja menempel dan menyebar. (yol/mgg)
Editor : Miftahul Khair