HARI ini, 4 Desember, diperingati sebagai Hari Relawan Internasional (International Volunteer Day). Hari yang telah diakui Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui Resolusi A/RES/40/212 pada 17 Desember 1985.
Situs resmi PBB menjelaskan bahwa Hari Relawan Internasional adalah kesempatan bagi relawan individu, komunitas, dan organisasi untuk mempromosikan kontribusi mereka terhadap pembangunan di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
Dengan menggabungkan dukungan PBB dan mandat akar rumput, Hari Relawan Internasional adalah kesempatan unik bagi masyarakat dan organisasi yang melibatkan relawan untuk bekerja sama dengan lembaga pemerintah, lembaga nirlaba, kelompok masyarakat, akademisi, dan sektor swasta.
Hari Relawan Internasional untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial diadopsi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi A/RES/40/212 pada tanggal 17 Desember 1985. Sejak itu, pemerintah, sistem PBB, dan organisasi masyarakat sipil telah berhasil mengikutsertakan sukarelawan di seluruh dunia. untuk merayakan Hari pada tanggal 5 Desember.
Selama bertahun-tahun, Hari Relawan Internasional telah digunakan secara strategis: banyak negara berfokus pada kontribusi relawan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Milenium, yaitu serangkaian target yang terikat waktu untuk memerangi kemiskinan, kelaparan, penyakit, buta huruf, degradasi lingkungan dan diskriminasi terhadap perempuan. .
Penyelenggaraan Hari Relawan Internasional pada umumnya merupakan hasil kemitraan antara sistem PBB, pemerintah, organisasi yang melibatkan relawan, dan individu yang berkomitmen. Perwakilan dari media atau akademisi, yayasan, sektor swasta, kelompok agama, serta organisasi olahraga dan rekreasi juga sering dilibatkan.
Majelis Umum mengundang Pemerintah untuk memperingati Hari Relawan Internasional untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial setiap tahun, pada tanggal 5 Desember (resolusi 40/212 tanggal 17 Desember 1985) dan mendesak mereka untuk mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesadaran akan kontribusi penting dari layanan sukarela, sehingga merangsang lebih banyak orang di semua lapisan masyarakat untuk menawarkan jasa mereka sebagai sukarelawan, baik di dalam maupun luar negeri.
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam resolusinya 52/17 tanggal 20 November 1997 mencanangkan tahun 2001 sebagai Tahun Relawan Internasional (IYV). Tahun ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan pengakuan para sukarelawan, memfasilitasi pekerjaan mereka menciptakan jaringan komunikasi dan promosi manfaat dari layanan sukarela.
Pada 2001, yang merupakan Tahun Relawan Internasional, Majelis Umum mengadopsi serangkaian rekomendasi mengenai cara-cara yang dapat dilakukan oleh Pemerintah dan sistem PBB untuk mendukung kegiatan sukarela dan meminta agar kegiatan tersebut disebarluaskan (resolusi 56/38 tanggal 5 Desember 2001).
Baca Juga: Arsenal Tekuk Manchester United 2-0, Dua Gol dari Skema Sepak Pojok
Pada 18 Desember 2008 Majelis Umum memutuskan bahwa pada atau sekitar 5 Desember 2011, Hari Relawan Internasional untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial, dua rapat pleno dari sesi keenam puluh enam Majelis Umum harus dikhususkan untuk menindaklanjuti Tahun Internasional dan peringatan hari jadinya yang kesepuluh (resolusi 63/153).
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam resolusinya 57/106 tanggal 22 November 2002, menyerukan program Relawan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNV) untuk memastikan potensi Hari Relawan Internasional terwujud sepenuhnya. (ote)
Editor : Miftahul Khair