Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Ini, Hari Hak Asasi Manusia Internasional, Bagaimana Sejarahnya?

Miftahul Khair • Selasa, 10 Desember 2024 | 14:09 WIB
Hari HAM Internasional.
Hari HAM Internasional.

HARI Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional diperingati setiap tahun di seluruh dunia pada 10 Desember.

Peringatan ini dimaksudkan memperingati salah satu janji global paling inovatif di dunia, yakni Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR).

Dilansir dari situs resmi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), dokumen penting ini mengabadikan hak-hak yang tidak dapat dicabut yang dimiliki setiap orang sebagai manusia – tanpa memandang ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, bahasa, pendapat politik atau lainnya, asal usul kebangsaan atau sosial, kekayaan, kelahiran atau status lainnya.

Deklarasi ini diproklamirkan oleh Majelis Umum PBB di Paris pada 10 Desember 1948 dan menetapkan, untuk pertama kalinya, hak asasi manusia yang mendasar harus dilindungi secara universal. 

Sebagai standar pencapaian bersama bagi semua orang dan semua negara, UDHR adalah cetak biru global untuk undang-undang dan kebijakan internasional, nasional, dan lokal serta landasan Agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan. Tersedia dalam 577 bahasa, dari Abkhaz hingga Zulu, menjadikan UDHR sebagai dokumen yang paling banyak diterjemahkan di dunia.

Hak asasi manusia dapat memberdayakan individu dan komunitas untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

Dengan menerima dan memercayai kekuatan penuh hak asasi manusia sebagai jalan menuju dunia yang diinginkan semua orang, bisa menjadi lebih damai, setara, dan berkelanjutan.

Pada Hari Hak Asasi Manusia ini, PBB sendiri fokus pada bagaimana hak asasi manusia menjadi jalan menuju solusi, memainkan peran penting sebagai kekuatan preventif, protektif, dan transformatif demi kebaikan.

Seperti yang dikatakan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres bahwa HAM adalah landasan bagi masyarakat yang damai, adil, dan inklusif.

Tema tahun ini adalah seruan untuk mengakui pentingnya dan relevansi hak asasi manusia dalam kehidupan kita sehari-hari.

Semua orang mempunyai kesempatan untuk mengubah persepsi dengan menentang ujaran kebencian, mengoreksi misinformasi, dan melawan disinformasi.

Inilah saatnya memobilisasi tindakan untuk menghidupkan kembali gerakan global untuk hak asasi manusia. (ote)

Editor : Miftahul Khair
#hari ham internasional #sejarah hari ini