Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Mengenal Rempah Asli Indonesia; Kaya Rasa dan Manfaat Kesehatan

Miftahul Khair • Rabu, 11 Desember 2024 | 13:05 WIB
CENGKEH: Salah satu bumbu dapur sebagai bagian dari rempah-rempah asli Indonesia. 
CENGKEH: Salah satu bumbu dapur sebagai bagian dari rempah-rempah asli Indonesia. 

INDONESIA dikenal sebagai salah satu penghasil rempah-rempah terkemuka di dunia, memiliki kekayaan rasa yang tiada tara berkat beragam rempah asli yang tumbuh di tanahnya.

Dari cengkeh yang harum hingga kunyit yang berwarna cerah, rempah-rempah ini tidak hanya memperkaya cita rasa masakan, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad.

Memperingati Hari Rempah Nasional hari ini, 11 Desember, situs Gramedia mengajak untuk menjelajahi keunikan rempah-rempah asli Indonesia, menggali sejarah, manfaat kesehatan, dan perannya yang penting dalam budaya kuliner yang kaya.

Mereka mengajak untuk menelusuri kekayaan alam Indonesia yang tak ternilai ini, dan memahami betapa pentingnya rempah-rempah dalam kehidupan sehari-hari.

Dijelaskan bahwa rempah-rempah adalah bagian dari tanaman, baik itu biji, kulit, akar, atau daun, yang digunakan untuk memberikan rasa, aroma, dan warna pada makanan.

Selain itu, rempah-rempah juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang telah dikenal sejak zaman kuno.

Di Indonesia, rempah-rempah memiliki peran yang sangat penting dalam tradisi kuliner dan budaya, menjadikannya bagian integral dari identitas bangsa.

Secara umum, rempah-rempah dibedakan dari bumbu, meskipun keduanya sering digunakan secara bergantian.

Bumbu biasanya merujuk pada bahan yang lebih umum dan bisa jadi tidak terbuat dari tanaman, seperti garam atau gula, sedangkan rempah-rempah lebih khusus pada bagian tanaman yang diolah dan digunakan dalam jumlah kecil untuk meningkatkan rasa dan aroma hidangan.

Rempah-rempah menggerakkan awal perekonomian dunia modern. Bagi Eropa, rempah-rempah mewakili kekayaan dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya.

Cengkeh dan pala dapat mencapai Eropa hanya melalui jalur perdagangan yang rumit, dan selama beberapa dekade para penjelajah Spanyol dan Portugis berlomba-lomba untuk menemukan sumbernya yang sulit didapat.

Namun ketika Portugis akhirnya mencapai kepulauan rempah-rempah di Maluku pada 1511, mereka memulai persaingan sengit untuk menguasai wilayah tersebut.

Roger Crowley menunjukkan bagaimana kompetisi ini membentuk dunia modern. Dari 1511 hingga 1571, negara-negara Eropa menghubungkan lautan, mendirikan kerajaan maritim yang luas, dan melahirkan perdagangan global, semuanya dalam upaya mengendalikan pasokan rempah-rempah.

Membawa semua berpetualang dari galangan kapal di Seville ke luasnya Samudra Pasifik, Kepulauan Rempah-Rempah vulkanik di Indonesia, Lingkaran Arktik, dan pesisir Tiongkok. (ote)

Editor : Miftahul Khair
#indonesia #cengkeh #asli #rempah #budaya