PONTIANAK POST - Setiap tahun, umat Konghucu merayakan Hari Raya Imlek, yang salah satunya ditandai dengan perayaan Cap Go Meh pada tanggal 15 bulan pertama kalender Imlek.
Cap Go Meh, yang berasal dari dialek Hokkien, secara harfiah berarti "malam kelima belas".
Perayaan ini menandakan puncak rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, dengan langit yang dihiasi lampion-lampion serta berbagai pertunjukan yang penuh simbolisme.
Setiap elemen dalam perayaan ini mengandung doa dan harapan untuk keberuntungan serta kesejahteraan di tahun baru.
Lalu, kapan Cap Go Meh 2025?
Hari Raya Imlek dirayakan pada tanggal 1 bulan pertama dalam kalender Imlek, yang menandai awal tahun baru dalam sistem penanggalan lunar China, sementara Cap Go Meh dirayakan pada tanggal 15 bulan pertama.
Secara harfiah, istilah Cap Go Meh terdiri dari Cap yang berarti sepuluh, Go yang berarti lima, dan Meh yang berarti malam.
Secara kultural, perayaan ini dimeriahkan dengan atraksi seperti parade barongsai dan seni tradisional Tionghoa lainnya.
Cap Go Meh tahun ini akan jatuh pada 12 Februari 2025, bertepatan dengan malam purnama pertama dalam kalender Imlek, yang sekaligus menjadi penutup rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, seperti yang dijelaskan oleh kemenag.go.id.
Berikut adalah rangkaian kegiatan Imlek 2576 dan Cap Go Meh di Kota Singkawang:
Hias Kota (Lampion, Replika Shio, dan atribut Imlek lainnya) : mulai 2 Januari 2025 hingga selesai
Lomba Hias Lingkungan : 1-12 Februari 2025
Opening Ceremony : 27 Januari 2025 di Stadion Kridasana Singkawang
Pentas Pagelaran Seni dan Expo di Stadion Kridasana : 27 Januari – 13 Februari 2025
Replika Shio (Ular Emas Raksasa) di Stadion Kridasana : pada 27 Januari – 13 Februari 2025
Festival Kuliner Cap Go Meh : 10-12 Februari 2025
Pawai Lampion : 10 Februari 2025
Ritual Tolak Bala : 10-12 Februari 2025
Ritual Ket Sam Thoi : 11 Februari 2025
Altar dan Lelang : 11-12 Februari 2025
Festival Cap Go Meh : 12 Februari 2025
Editor : Miftahul Khair