Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Doa Buka Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW Lengkap Beserta Artinya

Miftahul Khair • Selasa, 25 Februari 2025 | 14:37 WIB
Ilustrasi berbuka puasa.
Ilustrasi berbuka puasa.

PONTIANAK POST - Saat bulan Ramadan tiba, umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat dan keikhlasan.

Menahan lapar dan haus dari fajar hingga matahari terbenam bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi momen untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Waktu berbuka puasa menjadi saat yang istimewa, bukan hanya untuk menikmati hidangan, tetapi juga untuk bersyukur dan berdoa.

Menurut laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), doa saat berbuka puasa sangat beragam dan tidak dibatasi, selama mengandung makna kebaikan. 

Lima Doa Buka Puasa yang Dianjurkan: 

  1. Doa dari Riwayat Abu Daud (Ibnu Umar ra.):

 ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

 (Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah) 

 Artinya: “Telah hilang dahaga, basah tenggorokan, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.” (HR. Abu Daud No. 2010) 

  1. Doa dari Riwayat Abu Daud (Mu’adz bin Zahrah):

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

(Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu) 

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR. Abu Daud No. 2011) 

Tambahan dalam praktik sehari-hari: 

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ 

(Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthartu birohmatika ya arhamarrahimin) 

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan rezeki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.” 

  1. Doa dari Ibnu Sunni (Mu’adz bin Zahrah):

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ 

(Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu) 

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang membantuku berpuasa dan memberiku rezeki untuk berbuka.” (HR. Ibnu Sunni) 

  1. Doa dari Ibnu Sunni (Ibnu Abbas ra.):

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ

(Allahumma laka shumnaa wa ‘ala rizqika aftharnaa, fataqabbal minna innaka antas-samii’ul-‘aliim) 

Artinya:  “Ya Allah, untuk-Mu kami berpuasa dan dengan rezeki-Mu kami berbuka. Terimalah puasa kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” 

  1. Doa dari Ibnu Majah dan Ibnu Sunni (Ibnu Umar ra.):

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

(Allahumma inni as-aluka birahmatika allati wasi’at kulla shay’in an taghfirali) 

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuniku.” 

Keutamaan Doa Berbuka Puasa 

Berdasarkan informasi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), doa saat berbuka memiliki keutamaan besar.

Waktu berbuka puasa dianggap sebagai momen mustajab untuk berdoa.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berdoa sebelum menyantap makanan berbuka sebagai wujud rasa syukur dan bentuk kepatuhan terhadap sunnah. 

Doa berbuka puasa juga memperkuat hubungan spiritual antara hamba dan Sang Pencipta, serta mengingatkan kembali niat dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa.

Waktu terbaik membaca doa buka puasa adalah sesaat sebelum menyantap hidangan pertama, sesuai anjuran Rasulullah SAW. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#ramadhan #sunnah #puasa #Buka #Doa