Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warna Kamar Tidur Anak Bisa Pengaruhi Tidur dan Emosinya, Ini Panduannya

Chairunnisya PP • Rabu, 21 Mei 2025 | 14:14 WIB
Ilustrasi warna kamar tidur anak dapat memengaruhi suasana hati.
Ilustrasi warna kamar tidur anak dapat memengaruhi suasana hati.

PONTIANAK POST - Memilih warna untuk kamar tidur anak bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan psikologi warna yang dapat memengaruhi suasana hati, perilaku, dan kualitas tidur anak.

Dirangkum dari pasificpaint dan sumber lainnya, berikut beberapa tips memilih warna yang tepat untuk kamar anak.

1. Biru

Warna biru dikenal memiliki efek menenangkan yang dapat membantu menurunkan denyut jantung, tekanan darah, dan memperlambat pernapasan.

Warna ini sangat cocok untuk anak yang sering gelisah atau kesulitan tidur.

Selain itu, biru juga dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus, sehingga ideal untuk area belajar.

2. Hijau

Hijau adalah warna yang melambangkan alam dan kesegaran.

Warna ini dapat memberikan efek menenangkan dan menyegarkan pada ruangan anak.

Hijau muda juga sangat cocok dipadukan dengan warna-warna netral seperti putih atau abu-abu, serta warna-warna cerah seperti kuning atau oranye.

3. Kuning

Kuning adalah warna yang ceria dan energik. Ini dapat merangsang kreativitas dan kebahagiaan.

Namun, penggunaan warna kuning harus hati-hati karena dapat menyebabkan anak sulit tidur pada malam hari jika digunakan berlebihan.

Sebaiknya kombinasikan dengan warna-warna lain untuk menciptakan keseimbangan.

4. Oranye

Oranye adalah warna yang penuh energi dan keceriaan. Ini dapat meningkatkan semangat dan kreativitas.

Oranye bisa digunakan sebagai warna aksen di area belajar atau bermain untuk menambah energi.

Namun, hindari penggunaan oranye yang terlalu terang di seluruh ruangan karena dapat menyebabkan stimulasi berlebih pada anak.

5. Merah

Merah adalah warna yang kuat dan memotivasi.

Namun, terlalu banyak merah dapat membuat anak merasa overstimulasi.

Gunakan merah dengan hati-hati, misalnya sebagai aksen di area permainan atau dekorasi.

6. Putih dan netral

Putih dan warna netral lainnya seperti krem atau abu-abu memberikan kesan bersih dan tenang.

Warna-warna ini cocok untuk dinding utama dan dapat dipadukan dengan warna-warna cerah sebagai aksen.

Selain itu, warna netral membuat ruangan terasa lebih luas dan memberikan fleksibilitas dalam dekorasi. (uni)

Editor : Miftahul Khair
#suasana #warna #emosi #anak #tumbuh kembang #kamar tidur