PONTIANAK POST - Jeruk dikenal sebagai salah satu buah favorit yang kaya vitamin. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa kulit jeruk, bagian yang sering langsung dibuang, ternyata menyimpan beragam nutrisi dan manfaat yang tak kalah menarik.
Kulit jeruk mengandung serat, vitamin C, serta senyawa tanaman seperti polifenol.
Bahkan, dikutip dari Healthline, satu sendok makan (sekitar 6 gram) kulit jeruk mengandung vitamin C tiga kali lebih banyak dibandingkan daging buahnya.
Dalam porsi yang sama, kandungan seratnya pun mencapai empat kali lebih tinggi.
Asupan vitamin C dan serat yang cukup diketahui berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga membantu melindungi tubuh dari risiko beberapa jenis kanker.
Beragam Manfaat Kulit Jeruk untuk Kehidupan Sehari-hari
Tak hanya bernutrisi, kulit jeruk juga memiliki banyak kegunaan praktis yang mungkin jarang terpikirkan. Berikut beberapa manfaatnya:
1. Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas
Kulkas beraroma kurang sedap? Letakkan beberapa potong kulit jeruk di dalamnya. Kulit jeruk mampu menyerap bau tidak sedap sekaligus meninggalkan aroma segar.
Untuk hasil maksimal, campurkan kulit jeruk dengan sedikit garam dan simpan di lemari es. Garam membantu menyerap kelembapan, sementara jeruk memberikan wangi alami.
2. Membersihkan dan Mengkilapkan Permukaan Kayu
Kulit jeruk dapat dimanfaatkan untuk membersihkan permukaan kayu, seperti meja, lemari, dinding, hingga lantai rumah.
Selain membantu mengangkat kotoran, kulit jeruk juga membuat permukaan kayu tampak lebih mengkilap dan meninggalkan aroma sitrus yang menyegarkan.
3. Menjaga Lemari Pakaian Tetap Segar
Bau apek pada lemari pakaian bisa diatasi dengan kulit jeruk. Letakkan kulit jeruk di rak atau laci lemari layaknya potpourri alami.
Ganti kulit jeruk secara berkala setelah mengering agar aroma segarnya tetap terjaga.
Baca Juga: Kulit Jeruk Jangan Dibuang! Ini 5 Manfaatnya untuk Rumah Tangga
4. Menghilangkan Bau pada Wastafel
Bau tak sedap di rumah sering kali berasal dari saluran pembuangan wastafel. Untuk mengatasinya, potong kecil-kecil kulit jeruk lalu masukkan ke lubang pembuangan.
Kandungan minyak alaminya membantu meluruhkan lemak dan kotoran di pipa, sehingga bau pun berkurang.
5. Mengusir serangga secara alami
Kulit jeruk mengandung limonene hingga 90–95 persen, senyawa alami yang bersifat toksik bagi nyamuk, lalat, dan serangga lainnya.
Meletakkan potongan kulit jeruk di sekitar pintu, jendela, atau halaman rumah bisa menjadi cara sederhana untuk mengusir serangga. Untuk perlindungan pribadi, kulit jeruk juga dapat digosokkan langsung ke kulit guna membantu mencegah gigitan.
Melihat berbagai manfaat tersebut, kini tak ada alasan lagi untuk langsung membuang kulit jeruk setelah menikmati buahnya.
Dengan sedikit kreativitas, kulit jeruk justru bisa menjadi solusi alami yang bermanfaat bagi kesehatan dan kebersihan rumah. (*)
Editor : Miftahul Khair