PONTIANAK POST— Hobi mengutak-atik motor, khususnya motor tua, menjadi sumber penghasilan bagi Ozi. Kini, bengkelnya kerap didatangi para pecinta motor tua yang ingin memperbaiki dan merawat kendaraan kesayangan mereka.
“Saya awalnya suka utak atik motor. Lalu tahun 1999 buka bengkel, lalu sampai sekarang,” ujar Ozi.
Awalnya bengkel milik pria berusia 45 tahun berpindah-pindah tempat. Namun, saat ini dia menetap dan membuka Nagoya Bengkel di Jalan Sungai Raya Dalam Komplek Taman Sungai Raya Dalam.
“Bengkelnya spesialis motor tua, khususnya Kawasaki Binter Merzy (KZ200),” jelas Ozi.
Ozi menjelaskan saat ini peminat motor lawas semakin banyak. Dan, bengkelnya pun cukup ramai didatangi pehobi kendaraan tersebut.
“Pasti asyik jika pemakainya sudah pas dengan motornya,” tukas Ozi.
Menurut Ozi, saat ini suku cadang Kawasaki Binter Merzy cukup sulit didapat. Untuk memperolehnya, Ozi harus memperkuat jaringan pertemanan dan persaudaraan. Untuk restorasi, tidak mesti harus orisinal.
“Jika dapat yang orisinal, lebih bagus. Maklum saja, terkadang sparepart sulit didapat,” ujarnya.
Dia menambahkan untuk restorasi satu unit motor tua tergantung kerusakan kendaraan. Jika tidak berat, bisa cepat direstorasi. Namun, jika kerusakan cukup parah, bisa memakan waktu lebih dari sebulan.
“Tergantung spertpartnya karena harus menunggu kiriman dari kawan atau saudara di luar Kalbar,” pungkasnya. (uni)
Editor : Miftahul Khair