PONTIANAK POST- Pernahkah merasa ingin muntah di tengah sesi gym atau saat sedang lari pagi? Rasa mual saat olahraga adalah keluhan umum, terutama bagi pemula. Kabar baiknya, ini bukan masalah serius jika tahu cara mengatasinya.
Mengapa Merasa Mual?
Dokter Kevin Adrian dalam tinjauannya di Alodokter menyebutkan ada beberapa alasan medis mengapa perut terasa "dikocok" saat tubuh bergerak aktif, yakni:
1. Salah Jadwal Makan
Makan besar terlalu dekat dengan waktu olahraga membuat darah fokus ke otot, sementara pencernaan terabaikan. Hasilnya? Mual dan begah.
2. Kurang Minum
Dehidrasi menurunkan volume darah, membuat jantung bekerja ekstra keras dan memicu mual.
Baca Juga: Tips Tetap Aktif di Musim Hujan: Olahraga Praktis di Dalam Ruangan
3. Terlalu Ambisius
Langsung melakukan latihan intensitas tinggi tanpa pemanasan bisa membuat tubuh kaget.
4. Tubuh Kepanasan
Olahraga di tempat lembap atau tanpa ventilasi memicu overheat yang berujung pada pusing dan mual.
Tips Ampuh agar Olahraga Tetap Nyaman
Agar target latihan Anda tercapai tanpa gangguan pencernaan, terapkan trik simpel ini:
1. Jeda Makan 2 Jam
Pastikan ada jarak minimal 1,5 hingga 2 jam setelah makan sebelum mulai berkeringat.
Baca Juga: Tips Tetap Aktif di Musim Hujan: Olahraga Praktis di Dalam Ruangan
2. Cukupi Cairan
Jangan tunggu haus! Minum air putih sedikit demi sedikit sepanjang sesi latihan.
3. Pemanasan adalah Kunci
Naikkan intensitas secara bertahap agar jantung dan perut tidak "kaget".
4. Atur Napas
Hindari menahan napas saat melakukan gerakan berat seperti sit-up atau angkut beban.
Baca Juga: Tips Olahraga di Rumah untuk Mengecilkan Perut Wanita
Apa yang harus dilakukan jika mual menyerang?
Segera berhenti dan cari tempat teduh. Duduklah dengan posisi tegak dan atur napas dalam-dalam. Hindari langsung berbaring datar karena bisa memicu asam lambung naik. Jika rasa mual sering muncul meski sudah melakukan persiapan matang, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan. (*)
Editor : Chairunnisya