PONTIANAK POST - Di tengah gempuran produk perawatan rambut berbahan kimia sintetik, kembali ke alam tetap menjadi pilihan paling bijak.
Meski daya pembersihnya tidak sekuat bahan kimia, bahan alami menawarkan keamanan jangka panjang tanpa risiko alergi atau kerusakan kulit kepala.
Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Apt. Mangestuti Agil, MS, menekankan bahwa perawatan rambut harus dilakukan dari dua sisi: dalam dan luar.
"Perawatan dari dalam dilakukan melalui nutrisi seimbang, banyak makan buah, sayur, cukup minum, dan tidur teratur. Sementara dari luar, rambut perlu dilindungi dari polusi, matahari, dan zat kimia air," jelas Prof. Mangestuti, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Bye-bye Hidung Tersumbat! Redakan Sinusitis dengan 7 Bahan Alami Ini
Bahaya Tersembunyi Bahan Kimia Sintetik
Penggunaan bahan kimia seperti sodium lauryl sulphate (SLS), paraben, hingga ethylene oxide dalam jangka panjang berisiko menyebabkan gatal, peradangan, hingga rambut kering.
Sebaliknya, bahan alami bebas zat kimiawi, ramah lingkungan, dan mudah didapat.
Keajaiban Minyak Nabati untuk Akar Rambut
Untuk menutrisi kulit kepala, Prof. Mangestuti merekomendasikan beberapa jenis minyak nabati yang sudah teruji secara turun-temurun:
- Extra Virgin Coconut Oil (EVCO): Dibuat tanpa pemanasan sehingga zat aktifnya tetap utuh untuk memperkuat akar rambut.
-
Minyak Alpukat: Kaya akan asam lemak jenuh tunggal yang melindungi akar dari kerusakan. Efeknya maksimal jika digunakan sebagai masker bersama daging buahnya.
-
Minyak Kemiri: Terbukti secara ilmiah mempercepat pertumbuhan rambut karena kandungan asam palmitat dan linoleatnya.
Baca Juga: Tak Perlu Perawatan Mahal, Ini 8 Makanan Bernutrisi yang Bisa Membuat Rambut Lebih Sehat dan Kuat
Rosemary Oil: Solusi Ampuh Atasi Kebotakan
Salah satu tren yang kini populer adalah penggunaan Rosemary Oil. Minyak atsiri dari tanaman Rosmarinus officinalis ini ternyata ampuh mengatasi androgenetic alopecia atau kebotakan pola tertentu yang dipengaruhi hormon.
"Studi terbaru menunjukkan rosemary oil mampu memperbaiki sirkulasi darah dan meningkatkan regenerasi akar rambut dengan iritasi yang minimal," papar Prof. Mangestuti.
Namun, ia mengingatkan agar minyak ini selalu dicampur dengan minyak pembawa (zaitun atau kelapa) sebelum dioleskan untuk menghindari reaksi alergi.
Baca Juga: Tips Merawat Rambut Sehat di Balik Hijab agar Bebas Lepek dan Rontok
Manfaat Tak Terduga Batang Pisang
Siapa sangka, air dari batang pisang yang sudah berbuah memiliki kandungan air hingga 90% serta zat flavonoid dan saponin.
Bahan ini sangat efektif digunakan sebagai hair tonic alami untuk mengendalikan kerontokan. Caranya cukup mudah, yakni dengan mengoleskan air batang pisang pada kulit kepala sambil dipijat, diamkan 30 menit, lalu bilas.
Dengan pemanfaatan bahan-bahan alam yang tepat, rambut sehat, tebal, dan berkilauan bukan lagi sekadar impian, melainkan hasil dari ketelatenan kita merawatnya secara alami. (*)
Editor : Chairunnisya