Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Daftar Bahan Herbal Alami Pencegah Kerusakan Kulit Akibat Sinar Matahari

Chairunnisya • Jumat, 17 April 2026 | 20:01 WIB
Ilustrasi lidah buaya (JAWAPOS)
Ilustrasi lidah buaya (JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Penuaan adalah proses alamiah yang pasti terjadi. Namun, faktor ekstrinsik seperti polusi, asap rokok, hingga paparan sinar ultraviolet (UV) sering kali mempercepat proses tersebut atau yang dikenal sebagai penuaan dini.

Gejalanya mulai dari kulit kusam, kerutan, hingga munculnya bintik hitam (hiperpigmentasi).

Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Apt. Mangestuti Agil, MS, menjelaskan bahwa akar dari penuaan dini adalah stres oksidatif dan peradangan pada sel tubuh.

Untuk melawannya, alam telah menyediakan "senjata" ampuh berupa tanaman herbal yang kaya antioksidan.

Baca Juga: 8 Manfaat Garam Laut untuk Kesehatan dan Kecantikan yang Harus Kamu Tahu

Lidah Buaya: Rahasia Cantik Ratu Mesir

Lidah buaya (Aloe vera) bukan pemain baru dalam dunia kecantikan.

Sejak abad ke-14 SM, Ratu Mesir Kuno telah menggunakannya sebagai kosmetik. Prof. Mangestuti menyebutkan ada sekitar 160 zat aktif dalam lidah buaya yang bermanfaat bagi kulit.

"Zat dalam lidah buaya mampu menghambat enzim tyrosinase yang membentuk pigmen melanin. Inilah mengapa lidah buaya efektif sebagai pemutih alami dan penghilang noda gelap," jelasnya, dikutip dari Jawapos

Selain itu, kandungan asam hialuronat di dalamnya terbukti merangsang kolagen untuk menjaga elastisitas kulit.

Pegagan: Si Kecil Pelindung dari Matahari

Tak kalah ampuh, daun pegagan (Centella asiatica) juga menjadi primadona. Tanaman ini bekerja meningkatkan proliferasi fibroblas, yaitu sel yang memproduksi kolagen.

Baca Juga: Cara Mudah Membersihkan Alat Kecantikan di Rumah, Hindari Bakteri! 

"Pegagan sangat baik untuk mempercepat penutupan luka dan mencegah terbentuknya keloid. Selain itu, efek antiphotoaging-nya mampu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari," tambah Prof. Mangestuti.

Kombinasi ekstrak pegagan dan Vitamin C bahkan terbukti mampu memperbaiki permukaan kulit yang rusak secara signifikan.

Jangan Buang Kulit Pisang!

Inovasi menarik datang dari kulit pisang yang sering dianggap sampah. Ternyata, kulit pisang memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan daging buahnya.

Di Indonesia, para peneliti mulai mengembangkan peeled-off mask dari kulit pisang ambon.

Hasilnya memuaskan: efektif mengurangi garis halus dan membuat wajah tampak lebih berkilau (glowing) berkat kekayaan vitamin C, B6, dan mineral fosfor di dalamnya.

Baca Juga: Daun Sirih Ternyata Mengandung Antiseptik, Khasiat Luar Biasa untuk Kesehatan dan Kecantikan

Kunci Utama: Gaya Hidup Sehat

Meski bahan herbal sangat efektif, Prof. Mangestuti mengingatkan bahwa penggunaan produk luar harus dibarengi dengan gaya hidup sehat.

"Hasil optimal hanya akan didapat jika penggunaan herbal dibarengi dengan diet nutrisi seimbang, tidur cukup, dan manajemen stres yang baik. Keajaiban herbal akan bekerja maksimal saat tubuh kita dalam kondisi terjaga dari dalam," pungkasnya. (*)

Editor : Chairunnisya
#tips wajah #lidah buaya #kecantikan #kulit pisang #bahan alami