Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sejarah Hari Bumi 22 April dan Maknanya Menurut Pakar

Silvina • Rabu, 22 April 2026 | 16:12 WIB
Salah satu kegiatan hari bumi di Kabupaten Landak Kalbar
Salah satu kegiatan hari bumi di Kabupaten Landak Kalbar

 

Awal Mula Hari Bumi di Amerika Serikat

 Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April berawal dari gerakan lingkungan di Amerika Serikat pada tahun 1970. Peringatan ini diprakarsai oleh Gaylord Nelson, seorang senator yang prihatin terhadap kerusakan lingkungan akibat industrialisasi.

Ia menginisiasi aksi besar berupa pendidikan publik dan demonstrasi lingkungan yang melibatkan jutaan masyarakat Amerika. Pada 22 April 1970, sekitar 20 juta orang turun ke jalan untuk menyuarakan perlindungan bumi, menjadikannya salah satu gerakan lingkungan terbesar dalam sejarah.

Perkembangan Menjadi Gerakan Global

 Seiring waktu, Hari Bumi berkembang menjadi gerakan global. Pada tahun 1990, peringatan ini meluas ke lebih dari 140 negara dan melibatkan ratusan juta orang di seluruh dunia.

Organisasi seperti Earth Day Network berperan penting dalam mengoordinasikan kampanye internasional, termasuk isu perubahan iklim, polusi plastik, dan pelestarian hutan.

Pandangan Pakar Lingkungan tentang Hari Bumi

Menurut pakar lingkungan dari United Nations Environment Programme atau UNEP, Hari Bumi bukan sekadar peringatan simbolis, tetapi momentum untuk mendorong perubahan kebijakan dan perilaku manusia terhadap lingkungan.

Sejumlah ahli juga menilai kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian bumi. Tanpa partisipasi aktif dari individu hingga pemerintah, berbagai krisis seperti perubahan iklim dan kerusakan ekosistem akan semakin sulit diatasi.

Makna Hari Bumi di Era Modern

Di era modern, Hari Bumi memiliki makna yang semakin luas. Tidak hanya tentang aksi besar, tetapi juga perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan plastik, hemat energi, hingga menjaga kebersihan lingkungan.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa  bumi adalah satu-satunya tempat tinggal manusia yang harus dijaga bersama.

Kesimpulan

Sejarah Hari Bumi 22 April menunjukkan perubahan besar dapat dimulai dari kepedulian individu yang kemudian menjadi gerakan global. Dengan dukungan para pakar dan masyarakat dunia, peringatan ini terus menjadi momentum penting untuk menjaga keberlanjutan bumi bagi generasi mendatang.

Editor : Silvina
#Pakar lingkungan #makna hari bumi #sejarah #Hari Bumi #hari bumi internasional