PONTIANAK POST - Ruang cuci baju tak lagi harus tersembunyi dan terkesan seadanya.
Kini, banyak pemilik rumah mulai mengubah area ini menjadi lebih rapi, modern, bahkan estetik, sejajar dengan dapur atau ruang tamu.
Tempat cuci baju kerap dianggap sekadar area servis tersembunyi. Namun sekarang, banyak pemilik rumah menyulap sudut cuci ini agar tampil lebih menarik.
Perubahan ini sejalan dengan tren hunian yang tidak hanya fungsional, tetapi juga nyaman dipandang.
Baca Juga: Trik Ampuh Hilangkan Bulu Hewan di Baju Tanpa Laundry, Bersih Seketika di Rumah
Nathanael Billy Basar, founder studio interior Satu Ruang, menyebut tren laundry room yang tampil menarik muncul karena perubahan gaya hidup.
"Sebab rumah bukan sekadar tempat tinggal, tapi juga ruang yang ingin ditampilkan," jelasnya, dikutip dari Jawapos.
Dalam merancang laundry room, Billy menekankan pentingnya memahami fungsi terlebih dahulu.
"Fungsi tetap jadi fondasi. Cuci baju, jemur, setrika, bahkan simpan alat kebersihan. Semua itu harus terakomodasi dulu. Baru setelah itu kita pikirkan tampilannya," ujarnya.
Ia menjelaskan, makeover laundry room tidak hanya soal estetika seperti warna atau pencahayaan.
Baca Juga: Jangan Bawa ke Laundry! Ini Cara Mencuci Sweater dan Cardigan Bahan Rajut Kesayangan
Hal terpenting adalah menyusun alur kerja yang efisien, mulai dari pakaian kotor hingga siap digunakan kembali.
"Mulai dari tempat baju kotor, masuk ke mesin cuci, lalu ke jemuran. Bila perlu ada meja setrika lipat. Alurnya harus nyaman dan efisien," jelas pria 28 tahun itu.
Selain fungsi, pemilihan material juga menjadi kunci agar ruang tetap awet dan menarik. Billy menyarankan penggunaan bahan yang tahan lembap.
"PVC board itu tahan lembap, tahan rayap, dan kuat. Kalau ditambah HPL, tampilannya bisa clean, elegan, dan cocok untuk tema Japandi atau modern minimalis," katanya.
Baca Juga: Kembangkan Bisnis Laundry Berbasis Digital
Dari sisi tampilan, warna-warna netral seperti putih, krem, atau abu terang dapat memberikan kesan luas dan bersih. Sentuhan tekstur kayu atau tanaman kecil juga bisa menambah nuansa hangat.
"Warna netral bikin ruang kecil terasa lebih luas. Kalau mau lebih segar, bisa tambahkan aksen kayu atau tanaman kecil di pojok," sarannya.
"Jika semua itu tertata baik, ruang cuci bisa jadi spot yang estetik, bahkan buat foto-foto,” tambahnya.
Baca Juga: Nggak Perlu ke Laundry! Ini Rahasia Membersihkan Sepatu Agar Kembali Kinclong dan Awet
Meski demikian, ada sejumlah kesalahan yang perlu dihindari. Salah satunya adalah memilih material yang tidak sesuai dengan kondisi ruang lembap serta mengabaikan ventilasi.
"Jangan cuma fokus tampilan, tapi pakai material yang memang cocok untuk ruang lembap. Dan pastikan pencahayaan cukup, biar ruangnya tidak lembab dan bau," paparnya.
Dengan perencanaan yang tepat, ruang cuci tidak lagi menjadi area yang disembunyikan. Sebaliknya, ruang ini justru bisa menjadi salah satu sudut favorit di rumah. (*)
Editor : Chairunnisya