PONTIANAK POST - Sultan Kosen telah menyandang gelar manusia tertinggi di dunia selama 17 tahun.
Meski memegang rekor dunia, pria asal Turki ini menyimpan keinginan sederhana yang belum terwujud.
Dalam dokumenter Channel 4, Sultan menceritakan perjuangan hidupnya di balik tinggi badan 251 sentimeter.
Seperti dilaporkan Unilad, Sultan mengaku menderita rasa sakit kronis akibat kondisi medis yang dialaminya.
Keinginan Terbesar Manusia Tertinggi di Dunia
Sultan mengalami gigantisme akibat tumor yang menekan kelenjar pituitarinya. Kondisi ini memaksa Sultan menggunakan kursi roda dan kruk sejak usia 25 tahun.
Baca Juga: Kisah Sultan Kosen, Manusia Tertinggi di Dunia yang Kini Berjuang Mencari Cinta
Saat ditanya mengenai perubahan yang diinginkan, Sultan tidak menyebut soal tinggi badannya.
Ia justru menyoroti kondisi fisiknya yang membatasi ruang gerak.
"Jika saya ingin mengubah sesuatu, saya hanya akan mengubah lutut saya," ujar Sultan. Ia sangat ingin bisa berlari, berjalan, dan bepergian lebih jauh.
Selama ini, Sultan telah menjalani tiga operasi kaki dan tiga operasi otak. Prosedur medis tersebut dilakukan untuk mengontrol gejala pertumbuhan tubuhnya yang luar biasa.
Kesepian dan Kandasnya Rumah Tangga
Kesehatan bukan satu-satunya tantangan bagi Sultan Kosen. Kehidupan asmaranya pun penuh lika-liku setelah bercerai dari Merve Dibo pada 2021 lalu.
Sultan mengaku sangat mencintai mantan istrinya tersebut. Namun, perbedaan keinginan membuat pernikahan mereka yang dimulai tahun 2013 harus berakhir.
"Kami tidak bisa melanjutkan karena istri saya memilih keluarganya," kenangnya dengan sedih.
Sultan merasa sangat emosional setiap kali melihat kembali foto-foto pernikahannya.
Kini, Sultan lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer. Sang saudara, Hasan Kosen, berharap Sultan bisa segera menemukan kekasih baru agar lebih bahagia.*
Editor : Uray Ronald