Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cara Sederhana Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kamar Mandi Rumah

Chairunnisya • Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB
Ilustrasi kamar mandi bersih dan bebas bau pesing.
Ilustrasi kamar mandi bersih dan bebas bau pesing.

PONTIANAK POST - Kamar mandi yang bersih dan segar tentu membuat suasana rumah terasa lebih nyaman. Namun, meski rutin dibersihkan, tidak sedikit kamar mandi yang masih menyisakan bau tak sedap dan aroma lembap yang mengganggu.

Menurut desainer interior, Diana Prameswari, bau di kamar mandi biasanya dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari saluran pembuangan yang tersumbat hingga ventilasi udara yang kurang baik.

“Kamar mandi adalah area dengan sirkulasi air paling intens, jadi kalau ventilasi kurang baik, bau lembap bisa semakin kuat,” jelasnya, dikutip dari Jawapos.

Salah satu langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa saluran pembuangan. Genangan air yang sering muncul bisa menjadi tanda floor drain mengalami penyumbatan.

Baca Juga: Ternyata Begini Bersihkan Jamur Kaca di Kamar Mandi, Cuma Butuh Odol dan Deterjen

“Rambut, sisa sabun, atau kotoran yang menumpuk bisa menjadi penyebab utama tersumbatnya saluran,” katanya.

Selain saluran air, kebersihan kloset juga perlu diperhatikan. Kloset yang jarang dibersihkan dapat menyebarkan bau ke seluruh ruangan.

Karena itu, penggunaan cairan pembersih dengan kandungan desinfektan dinilai penting agar kuman benar-benar hilang.

Diana juga menekankan pentingnya ventilasi udara di kamar mandi. Kehadiran jendela atau exhaust fan membantu mengurangi kelembapan sekaligus mempercepat proses pengeringan lantai.

Baca Juga: Solusi Murah Hilangkan Bau Got di Kamar Mandi Menggunakan Bahan Alami

“Ventilasi yang baik akan mempercepat pengeringan lantai, sehingga bakteri dan jamur tidak sempat berkembang,” kata Diana.

Untuk kamar mandi tanpa jendela, memasang exhaust fan yang langsung terhubung ke luar rumah bisa menjadi solusi efektif. Sementara itu, penggunaan pewangi ruangan hanya berfungsi sebagai pelengkap.

“Pewangi tidak menyelesaikan masalah utama, hanya memberi aroma segar sementara,” tambahnya.

Selain kebersihan harian, perawatan rutin juga menjadi hal penting agar kamar mandi tetap nyaman digunakan. Setidaknya seminggu sekali, kamar mandi perlu dibersihkan menyeluruh menggunakan cairan antibakteri.

Pemeriksaan keretakan pada lantai dan dinding juga perlu dilakukan karena area tersebut dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur.

Baca Juga: Solusi Hemat Membersihkan Noda Karat di Keran Kamar Mandi dengan Bahan Dapur

Diana menyebut, penambahan elemen kecil seperti tanaman hias tahan lembap juga bisa membantu menjaga kesegaran ruangan.

“Menambahkan elemen kecil juga bisa membantu. Tanaman hias yang tahan lembap, seperti sirih gading atau lidah mertua, dapat menyerap polutan sekaligus memberi kesan lebih segar di kamar mandi,” paparnya.

Ia menambahkan, perencanaan kamar mandi sejak awal turut menentukan kenyamanan jangka panjang. Sistem plumbing yang baik, ventilasi cukup, dan pemilihan material yang tepat akan membantu mencegah masalah bau sejak dini.

Baca Juga: 5 Tips Agar Saluran Kamar Mandi Lancar dan Septic Tank Tidak Cepat Penuh 

“Kalau semua diperhatikan, kamar mandi bukan lagi jadi sumber bau, tapi justru ruang yang bersih dan nyaman,” tutur Diana.

Dengan langkah sederhana dan perawatan rutin, kamar mandi bisa tetap bersih, sehat, dan segar setiap hari. (*)

Editor : Chairunnisya
#tips #kamar mandi #toilet #tips kebersihan