Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Spons Cuci Piring Bisa Jadi Sarang Bakteri Berbahaya, Ini Saran Dokter Untuk Mencegahnya

Khoiril Arif Ya'qob • Rabu, 13 Mei 2026 | 15:18 WIB
Ilustrasi spons cuci piring dapat menjadi sarang bakteri berbahaya. (MAGNIFIC)
Ilustrasi spons cuci piring dapat menjadi sarang bakteri berbahaya. (MAGNIFIC)

PONTIANAK POST - Spons cuci piring yang digunakan sehari-hari ternyata menyimpan risiko kesehatan yang kerap diabaikan.

Dokter Adam Prabata mengungkap bahwa benda dapur ini bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dalam jumlah sangat besar, bahkan berpotensi memicu infeksi.

Dalam unggahannya di X (12/5), Adam Prabata menjelaskan bahwa spons dapur dapat menjadi peternakan bakteri.

Baca Juga: Ampuh! Bumbu Dapur Ini Bisa Usir Bau di Bak Cuci Piring Seketika

“Ada penelitian yang menemukan bahwa kepadatan bakteri lokal di spons itu bisa mencapai 5,4 × 10¹⁰ sel per cm³,” tulisnya.

“Dalam sepotong spons seukuran telapak tangan, ada lebih banyak bakteri daripada jumlah manusia di seluruh planet Bumi,” tambahnya.

Sebagian bakteri tersebut bahkan dapat menyebabkan infeksi oportunistik pada manusia.

Membersihkan Spons Tidak Selalu Aman

Banyak orang menganggap mencuci atau membersihkan spons sebagai solusi menjaga kebersihan. Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar.

Baca Juga: Ibu-Ibu Wajib Tahu! Spons Cuci Piring Bisa Bebas Bau Hanya dengan Bahan Ini

“Spons yang rajin dibersihkan ternyata tidak selalu menjadi lebih aman,” jelas Adam Prabata.

Ia mengungkap bahwa proses pembersihan justru bisa menyeleksi bakteri yang lebih kuat.

“Pas kita bersihin spons, malah sebenernya kita lagi nge-seleksi bakteri paling bandel untuk bertahan hidup,” ungkapnya.

Risiko Kontaminasi Silang di Dapur

Penggunaan spons yang sama untuk berbagai aktivitas juga memperbesar risiko penyebaran bakteri.

Mulai dari mencuci piring, membersihkan meja, hingga mengelap kompor, kebiasaan ini menciptakan jalur perpindahan bakteri.

“Itu jadi rantai kontaminasi silang yang sempurna untuk bakteri patogen masuk ke saluran cerna,” jelasnya.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Sabun Cuci Piring Dengan Bahan Alami

Ganti Secara Rutin

Sebagai langkah pencegahan, Adam Prabata menyarankan untuk rutin mengganti spons.

“GANTI secara rutin. Seminggu sekali bila memungkinkan,” Sarannya.

Ia juga mengutip data penelitian yang menunjukkan bahwa spons yang digunakan lebih lama memiliki tingkat kontaminasi lebih tinggi.

“Spons yang dipakai 14 hari punya tingkat kontaminasi 37,3%, jauh lebih tinggi dari spons 3 hari (12%),” imbuhnya.

Baca Juga: Bye-bye Apek! Ini Trik Mudah Hilangkan Bau Keringat Pakai Sabun Cuci Piring

Selain itu, menyimpan spons dalam kondisi lembap setelah digunakan juga mempercepat pertumbuhan bakteri.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan tidak selalu memerlukan langkah besar.

Hal sederhana seperti mengganti spons secara rutin dan menghindari penggunaan berulang untuk berbagai keperluan bisa membantu mengurangi risiko paparan bakteri di rumah. (*)

Editor : Miftahul Khair
#spons cuci piring #sarang bakteri berbahaya #saran dokter