PONTIANAK POST - Dapur bukan hanya tempat memasak, tetapi juga ruang yang menunjang kenyamanan aktivitas sehari-hari.
Karena itu, pemilihan material kabinet dapur kini semakin diperhatikan, baik dari sisi tampilan maupun ketahanannya.
Tren material kabinet dapur pun terus berkembang mengikuti gaya hidup penghuni rumah.
Meski banyak material modern bermunculan, kayu masih menjadi pilihan favorit untuk menghadirkan kesan hangat dan estetik.
Baca Juga: Tips Memilih Rak Piring yang Tepat untuk Dapur Anda
Menurut interior designer Studio RAI Studio RAI Instagram Rizkivita Agnes, material kayu khususnya multipleks masih disukai karena memiliki pilihan estetika yang luas.
’’Kalau untuk tampilan, kayu masih menang. Finishing-nya bisa banyak macam, mulai cat, HPL sampai motif klasik,’’ ujarnya, dikutip dari Jawapos.
Di Indonesia, jenis kayu yang paling sering digunakan untuk kabinet dapur adalah multipleks, MDF, dan HMR.
Baca Juga: Transformasi Dapur Anda dengan Kompor Tanam: 6 Tips Memilih yang Tepat
HMR Lebih Tahan Lembap dan Antirayap
Menurut Rizkivita, HMR atau High Moisture Resistant Board yang berwarna kehijauan memiliki kepadatan lebih tinggi dan lebih tahan lembap dibanding jenis kayu lainnya.
Material papan kayu olahan tersebut juga dirancang khusus agar lebih tahan terhadap serangan rayap.
Meski fleksibel dari sisi desain, material kayu tetap memiliki risiko rusak akibat kelembapan, terutama jika ditempatkan di area dapur yang dekat dengan zona basah seperti sink.
’’Penggunaan kayu di area yang sering terkena air membutuhkan perlindungan ekstra agar tidak mudah keropos,’’ lanjutnya.
Baca Juga: Rahasia Kitchen Set Tahan Lama: 5 Tips Perawatan Dapur yang Harus Diketahui
Karena itu, proses finishing dan perlindungan material menjadi faktor penting agar kabinet tetap awet digunakan dalam jangka panjang.
Finishing Menentukan Ketahanan Kabinet
Agar tahan lama, kabinet kayu perlu melalui proses finishing yang rapi, baik di bagian luar maupun dalam. Penambahan aluminium foil di bagian bawah kabinet juga dapat membantu mencegah kelembapan.
’’Finishing dua sisi itu penting. Dan kalau bisa, furniturnya disemprot antirayap dulu sebelum dipasang,’’ ujar Rizkivita.
Baca Juga: Tips Agar Beras Tahan Lama Tanpa Kutu: Simpan Bumbu Dapur Ini di Rice Box
Menurut dia, jika diproduksi dengan benar, kabinet kayu dapat bertahan hingga 10–15 tahun.
Finishing yang tepat tidak hanya mempercantik tampilan kabinet, tetapi juga melindungi material inti dari kelembapan, goresan, hingga kerusakan struktural.
Untuk kabinet dapur kayu, pilihan finishing yang populer antara lain cat duco, HPL (High Pressure Laminate), dan polyurethane yang dikenal sebagai lapisan pelindung kuat.
Selain itu, tersedia pilihan finishing lain seperti melamin atau veneer untuk menghasilkan tampilan yang lebih natural. Namun, material tersebut membutuhkan perawatan berkala agar tetap terjaga kualitasnya.
Sementara itu, finishing untuk kabinet dapur aluminium dapat menggunakan powder coating maupun lapisan film atau ACP. (*)