PONTIANAK POST - Bagi pencinta kucing, menyediakan ruang bermain yang aman sekaligus nyaman menjadi perhatian penting.
Salah satu konsep yang kini banyak diminati adalah kandang luar ruangan tertutup atau cat room yang dikenal juga sebagai catio.
Selain membuat kucing lebih leluasa bergerak, area ini juga membantu menjaga kebersihan dan keamanan hewan peliharaan di rumah.
Aprinita Wulani membagikan pengalaman sekaligus tips merancang cat room bernama jungle tropical catio di rumahnya.
Baca Juga: Trik Jitu Hilangkan Bau Pesing Kucing di Rumah dengan Cara Sederhana
Tentukan lokasi Sesuai Kondisi Rumah
Menurut Nita, sapaan akrabnya, langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah menentukan lokasi.
Area cat room harus disesuaikan dengan kondisi rumah masing-masing.
Tidak ada konsep tunggal yang paling ideal karena luas lahan, jumlah kucing, hingga kebiasaan penghuni rumah sangat memengaruhi hasil akhirnya.
’’Kalau lahannya terbatas, cat room bisa dibuat indoor. Tapi pengalaman saya, cat room indoor kurang nyaman. Kucing merasa tidak bebas dan berpotensi meninggalkan bau, meski rutin dibersihkan,’’ tuturnya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Bulu Kucing Kusam dan Rontok Parah? Cek Pola Makannya, Bisa Jadi Gara-Gara Ini
Karena itu, dia menyarankan konsep outdoor atau semi-outdoor jika tersedia lahan memadai. Konsep tersebut memungkinkan kucing tetap aman sekaligus mendapatkan udara segar dan cahaya alami.
’’Pilih juga area yang dekat dengan tempat mencuci supaya lebih efisien saat bersih-bersih,’’ imbuh pawrents yang kerap membagikan inspirasi hunian anabul lewat akun @nita.wulanita tersebut.
Atap Anti-UV dan Lantai Mudah Dibersihkan
Menurut Nita, sirkulasi udara dan pencahayaan menjadi faktor penting agar area catio tidak pengap, gelap, maupun bau. Untuk bagian atap, dia memilih material transparan anti-UV.
Atap berbahan polycarbonate dinilai kuat, ringan, dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Material tersebut juga membantu menjaga kenyamanan area catio sepanjang hari.
Baca Juga: Bahaya Tersembunyi di Balik Bulu Kucing untuk Ibu Hamil, Ketahui Faktanya!
’’Siang tidak panas, hujan pun tidak berisik karena suaranya lebih teredam,’’ ujarnya.
Selain atap, pemilihan material lantai juga perlu diperhatikan. Nita menyarankan penggunaan keramik karena lebih mudah dibersihkan.
Lantai juga sebaiknya dilengkapi sistem drainase agar air tidak menggenang saat proses pembersihan.
Baca Juga: 7 Cara Membantu Kucing Beradaptasi di Rumah dan Owner Baru
Agar suasana tidak terasa gersang, dia menambahkan tanaman hidup yang aman untuk kucing. ’’Palem kuning dipilih karena tidak beracun dan memberi kesan teduh. Juga menanam cat grass yang bermanfaat bagi pencernaan kucing,’’ paparnya.
Cat Tree untuk Stimulasi Kucing
Elemen stimulasi juga menjadi bagian penting dalam catio agar kucing tidak mudah stres. Salah satu yang digunakan Nita adalah cat tree untuk area panjat-panjatan.
’’Cat tree saya buat sendiri dari batang pohon kelengkeng yang dikupas, dicat, lalu disambung dan ditempel ke dinding,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Lagi! Begini Cara Hilangkan Bau Pipis Kucing di Sofa
Terakhir, dia menata elemen dasar seperti litter box, tempat makan, dan area tidur agar tetap fungsional dan mudah dirawat.
’’Litter box sebaiknya dekat pintu supaya mudah dibersihkan. Tempat tidur sebenarnya opsional, tapi karena kucing saya terbiasa tidur di ranjang, saya buatkan ranjang mini,’’ paparnya. (*)
Editor : Chairunnisya