PONTIANAK POST - Merawat tanaman hias kini semakin kreatif dengan teknik menempel tanaman pada gerabah tanah liat.
Meski terlihat rumit, metode ini ternyata cukup sederhana dan bisa dilakukan tanpa perlakuan khusus.
Gunakan Lem untuk Penempelan
Plant artist Nanang Setyawan mengatakan, proses penempelan tanaman dilakukan menggunakan lem sebagai pengikat awal.
Cara tersebut aman selama akar tanaman tetap bersentuhan dengan media dan kelembapannya terjaga.
Baca Juga: Gerabah Tanah Liat Kini Jadi Media Tanam Artistik Favorit Pecinta Tanaman Hias
’’Lem hanya berfungsi menahan tanaman agar tidak bergerak. Selama akar bersentuhan dengan media dan kelembapan terjaga, tanaman tetap tumbuh sehat,’’ terangnya, dikutip dari Jawapos.
Perhatikan Lokasi Penempatan
Nanang menambahkan, tidak ada waktu khusus untuk mulai menanam. Namun, lokasi penempatan menjadi faktor penting agar tanaman mampu beradaptasi dengan baik.
Tanaman sebaiknya ditempel di area teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Kondisi itu membantu proses adaptasi berlangsung lebih aman pada fase awal pertumbuhan.
Tips Menjaga Kelembapan
Untuk menjaga kelembapan, gerabah cukup diisi air. Dalam waktu sekitar satu pekan, tanaman biasanya mulai menunjukkan tanda keberhasilan adaptasi.
Baca Juga: Pot Tanaman Bukan Sekadar Hiasan, Ini Cara Memilihnya Berdasarkan Ukuran, Bahan, dan Drainase
’’Tanaman terlihat segar, daun baru mulai tumbuh, dan akar mulai menempel pada lumut. Itu tanda adaptasi berhasil,’’ beber Nanang yang kerap membagikan karyanya melalui akun Instagram @
tanaman_indoor ini
Sebaliknya, jika tanaman masih layu setelah tiga hari meski kelembapan terjaga, kemungkinan proses adaptasi gagal. (*)
Editor : Chairunnisya