Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Cara Mengembalikan Mobil Bisa Menentukan Kepercayaan Tetap Terjaga

Chairunnisya • Minggu, 24 Mei 2026 | 08:10 WIB
Ilustrasi pinjam mobil (AI)
Ilustrasi pinjam mobil (AI)

PONTIANAK POST - Etika meminjam mobil tidak berhenti saat kendaraan selesai digunakan.

Cara mengembalikan mobil juga menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan tetap nyaman dan saling percaya.

Profesional public speaker & trainer Hearty Service, Dr (Cand) A.S. Mayangsari, mengatakan pengembalian mobil sebaiknya dilakukan tepat waktu dan dalam kondisi rapi.

“Saat mengembalikan mobil juga ada etikanya. Tepat waktu, membersihkan interior, serta mengembalikan posisi kursi dan spion seperti semula adalah bentuk perhatian,” kata Mayang, dikutip dari Jawapos.

Baca Juga: Cara Bijak Meminjam Mobil Teman Tanpa Merusak Hubungan dan Kepercayaan

Isi BBM hingga Ganti Saldo Tol Bentuk Penghargaan

Menurut Mayang, mengisi bensin secara proporsional sangat dianjurkan sebagai simbol penghargaan kepada pemilik kendaraan. Saldo kartu tol yang terpakai juga sebaiknya diganti agar tidak merepotkan pemilik.

Ia menilai perhatian kecil seperti ini sering terlupakan, padahal sangat berarti dalam menjaga kenyamanan hubungan.

“Tanda terima kasih juga dianggap perlu. Tidak harus mahal, cukup ucapan tulus, mengisi bensin lebih, atau membawa oleh-oleh sederhana,” ungkapnya.

Baca Juga: Minat Mobil Listrik Bekas Meningkat di Tengah Kenaikan Harga BBM dan Lesunya Penjualan Kendaraan Diesel

Pemilik Mobil Juga Berhak Menolak

Di sisi lain, Mayang menegaskan bahwa pemilik mobil juga memiliki hak untuk menolak permintaan pinjaman kendaraan jika merasa tidak nyaman.

Menurutnya, meminjamkan mobil adalah bentuk kebaikan, bukan kewajiban.

“Mengatakan tidak secara jujur jauh lebih sehat daripada mengatakan ya dengan beban. Batas yang jelas justru mencegah kekecewaan di kemudian hari,” katanya. (*)

Editor : Chairunnisya
#mobil #etika