PONTIANAK POST - Decluttering akan lebih efektif jika dilakukan setiap ruangan.
Metode ini memudahkan penghuni rumah untuk mengaudit jumlah barang sekaligus menentukan mana yang masih benar-benar digunakan.
Founder Anti Hoarding Dika Irawan menyarankan proses decluttering dimulai dari satu area terlebih dahulu, misalnya dapur.
Baca Juga: Decluttering Bisa Dimulai dari Kardus Bekas dan Kotak Tak Terpakai
Semua Barang Dikeluarkan Lebih Dulu
Menurut Dika, seluruh barang di dalam ruangan perlu dikeluarkan terlebih dahulu agar lebih mudah dikurasi.
’’Mulai dari piring, gelas, botol minuman, kita keluarin semua. Dari situ baru dikurasi mana yang masih dipakai dan mana yang enggak,’’ jelasnya, dilansir dari Jawapos.
Dengan cara tersebut, penghuni rumah bisa lebih sadar terhadap jumlah barang yang sebenarnya dimiliki.
Baca Juga: Cara Membuat Rumah Lebih Lapang dengan Decluttering Secara Bertahap dan Sadar
Barang Harus Punya “Rumah”
Setelah proses kurasi selesai, langkah berikutnya adalah pengorganisasian. Setiap barang perlu memiliki tempat penyimpanan tetap agar tidak kembali berantakan.
’’Jangan sampai habis beres-beres, barang ditaruh sembarangan lalu lupa.’’
Dika juga mengingatkan agar tidak terburu-buru membeli lemari atau kotak penyimpanan tambahan sebelum mengurangi barang yang ada.
Baca Juga: Tips Mendesain Carport Nyaman agar Rumah Tetap Rapi dan Fungsional
Kurangi Barang Sebelum Menambah Penyimpanan
Untuk area seperti dapur dan gudang, ia justru menyarankan mengurangi barang lebih dulu dibanding menambah tempat penyimpanan.
Dengan jumlah barang yang lebih sedikit, ruangan akan terasa lebih lega dan mudah dirawat. (*)
Pendekatan sistematis seperti ini dinilai membuat hasil decluttering lebih terasa dan tahan lama.
Editor : Chairunnisya