Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Menelusuri Gua Bersejarah Ashabul Kahfi yang Kisahnya Terekam dalam Alquran   

Silvina • Selasa, 9 Juni 2026 | 13:34 WIB
Gua di Yordania yang diyakini sebagai gua ashabul kahfi  (JAWA POS)
Gua di Yordania yang diyakini sebagai gua ashabul kahfi (JAWA POS)

 

PONTIANAK POST – Nama Ashabul Kahfi tentu tidak asing bagi umat Islam. Kisah tujuh pemuda beriman yang tertidur selama ratusan tahun di dalam sebuah gua merupakan salah satu cerita yang diabadikan dalam Alquran, tepatnya dalam Surah Al-Kahfi. Hingga kini, lokasi yang diyakini sebagai Gua Ashabul Kahfi masih menjadi tujuan wisata religi dan sejarah yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai negara.

Di tengah hamparan perbukitan tandus Yordania, terdapat sebuah gua yang dipercaya sebagai tempat berlindung para pemuda tersebut. Lokasinya berada di kawasan Ar-Raqim, sekitar 9 kilometer dari pusat Kota Amman, ibu kota Yordania.

Pengalaman mengunjungi langsung lokasi bersejarah tersebut diceritakan Ema Rachman, seorang traveler sekaligus pemilik blog www.emarachman.com. Dalam catatan perjalanannya, Ema membagikan kesan saat menelusuri Gua Ashabul Kahfi yang berada di kawasan Ar-Raqim, Yordania, serta merefleksikan makna spiritual dari kisah yang diabadikan dalam Alquran tersebut.

Baca Juga: Inilah Kisah Ashabul Kahfi, Pemuda Beriman yang Ditidurkan Allah Bertahun-tahun di Dalam Gua

Berada di Tengah Perbukitan Ar-Raqim

Perjalanan menuju Gua Ashabul Kahfi menawarkan pemandangan khas Timur Tengah. Langit biru yang cerah berpadu dengan deretan perbukitan batu yang membentang sejauh mata memandang. Meski sinar matahari terasa terik, hembusan angin yang sejuk membuat perjalanan menuju lokasi tetap nyaman.

Setibanya di kawasan gua, pengunjung akan disambut sebuah monumen yang cukup megah. Dari titik tersebut, lokasi gua dapat dijangkau hanya dalam beberapa langkah. Berbeda dengan banyak objek wisata modern, kawasan ini tampak dipertahankan dalam kondisi yang relatif alami tanpa sentuhan artifisial berlebihan.

Baca Juga: Berapa Sebenarnya Jumlah Pemuda Ashabul Kahfi ? Ini Penjelasannya Menurut Alquran

Keaslian lokasi menjadi daya tarik tersendiri. Batu-batu tua, kontur bukit, hingga bentuk mulut gua dibiarkan sebagaimana adanya sehingga menghadirkan suasana yang membawa pengunjung seolah kembali ke masa lampau.

Mulut Gua yang Sederhana Namun Sarat Sejarah

Mulut Gua Ashabul Kahfi tidak terlalu besar. Ukurannya bahkan tidak jauh berbeda dengan pintu masuk rumah biasa. Pengunjung yang bertubuh tinggi biasanya harus sedikit menundukkan kepala saat memasuki lorong utama.

Baca Juga: Berikut Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Kisah Pemuda Beriman Ashabul Kahfi

Begitu masuk ke dalam, suasana terasa tenang dan sederhana. Ruangan gua tidak terlalu luas, namun menyimpan sejumlah titik yang menarik perhatian. Salah satunya adalah celah yang memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan.

Di bagian lain terdapat batu menyerupai dipan atau tempat berbaring. Banyak pengunjung meyakini batu tersebut merupakan lokasi para penghuni gua beristirahat. Dari tempat inilah imajinasi tentang tujuh pemuda yang tertidur selama berabad-abad seolah hidup kembali.

Peninggalan yang Mengundang Rasa Penasaran

Baca Juga: Kisah Qitmir, Anjing Setia yang Menjaga Ashabul Kahfi Selama 309 Tahun

Di dalam kawasan gua juga terdapat sejumlah benda peninggalan yang disimpan dalam lemari kaca. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah menorah atau tempat lilin bercabang tujuh yang identik dengan tradisi Yahudi.

Keberadaan benda tersebut memunculkan berbagai pertanyaan sejarah. Sebab berdasarkan sejumlah catatan sejarah dan tradisi keagamaan, para penghuni gua diyakini hidup pada masa berkembangnya ajaran Nabi Isa AS dan menghadapi tekanan dari penguasa Romawi yang masih menganut kepercayaan pagan.

Hingga kini, keberadaan beberapa artefak di dalam kawasan gua masih menjadi bahan kajian para peneliti dan sejarawan.

Baca Juga: Patung Anjing di Jepang Ini Simpan Kisah Nyata Mengharukan dan Menggetarkan Dunia

Kisah Tujuh Pemuda yang Menolak Kezaliman

Menurut riwayat yang berkembang, Ashabul Kahfi adalah tujuh pemuda yang teguh mempertahankan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mereka hidup pada masa Kekaisaran Romawi ketika penguasa setempat masih menyembah banyak dewa.

Karena menolak meninggalkan keyakinan mereka, para pemuda tersebut menjadi buruan penguasa. Dalam pelarian, mereka bertemu seorang penggembala beserta seekor anjing yang kemudian ikut menemani perjalanan mereka.

Baca Juga: Mengapa Hajar Aswad Dulunya Putih Sekarang Menghitam? Ini Kisah dan Maknanya

Mereka akhirnya menemukan sebuah gua untuk bersembunyi. Di tempat itulah Allah Subhanahuawata’ala menidurkan mereka dalam waktu yang sangat lama. Ketika terbangun, dunia yang mereka kenal telah berubah. Ajaran tauhid yang dahulu ditentang justru telah diterima oleh banyak orang.

Bukti Kekuasaan Allah dalam Alquran

Kisah Ashabul Kahfi bukan sekadar cerita sejarah. Dalam pandangan umat Islam, peristiwa tersebut menjadi salah satu tanda kekuasaan Allah Subhanahuwata’ala.

Baca Juga: Kisah Nyata Orang yang Dekat dengan Alquran

Surah Al-Kahfi mengisahkan bagaimana para pemuda itu memohon perlindungan kepada Allah ketika berlindung di dalam gua. Doa mereka kemudian dikabulkan dengan cara yang luar biasa, yaitu melalui tidur panjang yang melindungi mereka dari ancaman penguasa zalim.

Peristiwa itu juga sering dipahami sebagai pelajaran tentang kebangkitan manusia setelah kematian. Jika Allah mampu menjaga para pemuda tersebut selama ratusan tahun dan membangunkan mereka kembali, maka kebangkitan pada hari kiamat bukanlah sesuatu yang mustahil bagi-Nya.

Destinasi Religi yang Terus Dikunjungi

Baca Juga: Sejarah Kelam Jazirah Arab Sebelum Dakwah Nabi Muhammad Menyebar

Saat ini, Gua Ashabul Kahfi di Ar-Raqim menjadi salah satu destinasi religi terkenal di Yordania. Ribuan wisatawan, peziarah, peneliti, hingga pelajar datang setiap tahun untuk menyaksikan langsung lokasi yang diyakini berkaitan dengan kisah yang termaktub dalam Alquran.

Bagi banyak pengunjung, perjalanan ke gua ini bukan hanya wisata sejarah. Di balik dinding batu yang sederhana dan suasana sunyi di dalamnya, tersimpan pesan tentang keteguhan iman, perlindungan Allah kepada hamba-Nya, serta keyakinan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Sang Pencipta.

 

Editor : Silvina
#gua ashabul kahfi #tujuh pemuda beriman #anjing setia qitmir #terekam dalam alquran #jejak keajaiban