Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kisah Rhoma Irama di Ketapang Bikin Penasaran, Benarkah Pernah Manggung di Padang 12?

Silvina • Kamis, 11 Juni 2026 | 14:32 WIB
Raja Dangdut Rhoma Irama juga ikut dikisahkan pernah konser di Padang 12  (DOK JAWA POS)
Raja Dangdut Rhoma Irama juga ikut dikisahkan pernah konser di Padang 12 (DOK JAWA POS)

 

PONTIANAK POST – Di antara sekian banyak legenda yang berkembang di Kalimantan Barat, kisah Padang 12 di Kabupaten Ketapang menjadi salah satu yang paling terkenal. Yang membuat kisah ini semakin menarik, legenda Padang 12 juga pernah dikaitkan dengan nama besar Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama.

Hingga kini, cerita tersebut masih menjadi bahan perbincangan masyarakat dan terus memunculkan rasa penasaran tentang apa yang sebenarnya terjadi di kawasan yang berada di antara Kecamatan Kendawangan dan Pesaguan itu.

Saat Rhoma Irama Mengaku Dua Kali Datang ke Ketapang

Baca Juga: Kisah Orang Limun dan Kota Tak Terlihat di Padang 12 Ketapang, Fakta atau Legenda?

Melansir dari laman Fadami Indozone, salah satu cerita paling populer yang berkembang di masyarakat Ketapang adalah pengalaman Rhoma Irama saat berkunjung ke daerah tersebut.

Menurut kisah yang banyak diberitakan berbagai media dan diceritakan secara turun-temurun, Rhoma Irama pernah mengaku sudah dua kali datang untuk manggung di Ketapang. Namun sebagian masyarakat Ketapang meyakini sang Raja Dangdut hanya sekali tampil di daerah itu.

Cerita inilah yang kemudian melahirkan berbagai spekulasi. Dalam versi legenda yang berkembang, Rhoma disebut pernah menceritakan saat kunjungan pertamanya ia melihat sebuah kota yang sangat megah, bersih, dan berbeda dari Ketapang yang dikenalnya kemudian. Ketika datang kembali, pemandangan tersebut tidak lagi ditemuinya.

Baca Juga: Mengungkap Fakta Sejarah Padang 12 Ketapang, Benarkah Pernah Ada Kampung yang Hilang?

Sebagian warga kemudian mengaitkan pengalaman itu dengan legenda Padang 12.Ada yang meyakini Rhoma tanpa sadar pernah memasuki kawasan kota gaib yang selama ini menjadi bagian dari cerita rakyat masyarakat Ketapang. Namun hingga kini, tidak ada bukti yang dapat memastikan kebenaran cerita tersebut dan kisah itu tetap berada dalam ranah legenda yang hidup di tengah masyarakat.

Kota  Mewah yang Hanya Bisa Dilihat Orang Tertentu

Menurut cerita rakyat yang berkembang selama puluhan tahun, Padang 12 bukan sekadar hamparan lahan kosong.

Baca Juga: Petinju Ketapang Cris Omang Rebut Sabuk Juara BySon, Menang TKO Ronde Pertama di Jakarta

Konon, di balik kawasan yang dipenuhi ilalang, pasir putih, dan pepohonan pinus tersebut terdapat sebuah kota yang sangat maju dan mewah. Kota itu disebut hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu yang dianggap memiliki hati bersih dan niat baik.

Masyarakat menyebut para penghuninya sebagai Orang Limun atau Orang Kebenaran.Mereka digambarkan hidup layaknya manusia biasa, memiliki keluarga, bermasyarakat, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Dalam berbagai cerita rakyat, mereka dikenal sebagai sosok yang jujur, taat beribadah, dan hidup dalam kemakmuran.

Kisah Bidan yang Dibayar dengan Kunyit Emas

Baca Juga: Petinju Muda Ketapang Cris Omang Menang TKO di Event Tinju BySon Jakarta

Selain cerita Rhoma Irama, kisah yang juga sering diceritakan masyarakat Ketapang adalah pengalaman seorang bidan yang dipanggil untuk membantu proses persalinan pada tengah malam.

Menurut legenda yang beredar, sekitar pukul 02.00 dini hari, bidan tersebut didatangi beberapa orang yang meminta bantuannya menolong seorang ibu melahirkan.

Setelah proses persalinan selesai, keluarga itu memberikan sekantong kunyit sebagai tanda terima kasih. Karena menganggapnya sebagai pemberian biasa, sang bidan membawa kunyit tersebut pulang.

Baca Juga: Bupati Ketapang Resmikan Teduh Coffee sebagai Ruang Diskusi dan Silaturahmi

Namun keesokan harinya, ia dikabarkan terkejut karena kunyit tersebut telah berubah menjadi emas.

Belakangan, menurut cerita yang berkembang, bidan itu baru mengetahui bahwa keluarga yang ditolongnya diyakini merupakan penghuni Padang 12.

Kisah ini menjadi salah satu legenda paling terkenal yang terus diwariskan dari generasi ke generasi di Ketapang.

Baca Juga: Hugh Jackman Jadi Bajak Laut Legendaris Long John Silver dalam Film Baru Garapan Ridley Scott

Antara Folklore dan Fakta

Meski cerita-cerita tersebut sangat populer, hingga saat ini tidak ada bukti sejarah maupun penelitian ilmiah yang dapat membuktikan keberadaan kota gaib Padang 12 atau Orang Limun.

Sejumlah peneliti budaya menilai kisah Padang 12 lebih tepat dipandang sebagai folklore atau cerita rakyat yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat lokal.

Baca Juga: Cerita Inspiratif Jamaah Haji 2026, Ada yang Daftar Sejak Usia Satu Tahun

Cerita semacam ini lazim ditemukan di berbagai daerah di Indonesia dan biasanya berkembang dari pengalaman masyarakat, kepercayaan lokal, hingga tradisi lisan yang diwariskan selama bertahun-tahun.

Karena itu, benar atau tidaknya legenda Padang 12 pada akhirnya kembali kepada keyakinan masing-masing orang.

Misteri yang Menjadi Daya Tarik Ketapang

Baca Juga: Totti Kembali ke Roma? Gasperini Dorong Legenda Klub Masuk Manajemen

Terlepas dari berbagai pro dan kontra, Padang 12 tetap menjadi salah satu legenda paling ikonik di Kalimantan Barat.

Kisah tentang kota mewah yang tak terlihat, Orang Limun, pengalaman Rhoma Irama, hingga cerita kunyit yang berubah menjadi emas terus menjadi bahan diskusi yang menarik bagi masyarakat.

Mungkin itulah yang membuat misteri Padang 12 tidak pernah benar-benar hilang.

Baca Juga: Diduga Curi Sawit, Pria di Ketapang Kedapatan Simpan 12 Paket Sabu

Semakin banyak orang mencoba mencari jawabannya, semakin banyak pula cerita baru yang muncul. Dan hingga hari ini, Padang 12 masih menyisakan pertanyaan yang belum terjawab: apakah semua itu sekadar legenda, atau ada sesuatu yang memang belum mampu dijelaskan oleh manusia?

Editor : Silvina
#konser di ketapang #padang 12 #kunyit emas #bidan desa #rhoma irama