PONTIANAK POST - Pelajar Kalimantan Barat yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri kini memiliki sejumlah pilihan kampus dan jurusan yang dinilai relevan dengan kebutuhan tenaga kerja daerah, mulai dari sektor agribisnis dan hilirisasi sawit hingga energi terbarukan serta industri pariwisata.
Kebutuhan sumber daya manusia terampil terus meningkat seiring berkembangnya industri perkebunan, pengolahan hasil bumi, energi bersih, dan sektor jasa yang menjadi penopang ekonomi Kalbar. Berikut Pontianak Post rangkum dari berbagai sumber.
Kampus Agribisnis dan Teknologi Pertanian
Sektor perkebunan kelapa sawit, karet, dan pengolahan pangan masih menjadi tulang punggung ekonomi Kalbar sehingga lulusan bidang agribisnis dan teknologi pertanian memiliki peluang kerja yang besar.
Salah satu kampus yang direkomendasikan adalah Swinburne University of Technology Sarawak di Kuching, Malaysia, yang menawarkan program Business dan Engineering yang relevan dengan kebutuhan industri regional serta memiliki biaya pendidikan yang relatif terjangkau bagi mahasiswa Indonesia.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah yang Prospek di Kalbar Tahun 2026, Sesuai Kebutuhan Industri dan Dunia Kerja
Pilihan lainnya adalah Wageningen University & Research di Belanda yang dikenal sebagai salah satu kampus terbaik dunia dalam bidang pertanian, teknologi pangan, dan inovasi agribisnis berkelanjutan.
Jurusan yang dapat dipilih antara lain Agribusiness, Food Science and Technology, serta Agricultural Engineering yang banyak dibutuhkan perusahaan perkebunan dan industri pengolahan hasil pertanian.
Peluang Besar di Energi Terbarukan dan Pertambangan
Pengembangan energi baru terbarukan dan hilirisasi pertambangan di Kalbar juga membuka kebutuhan tenaga ahli di bidang teknik.
National Taiwan University of Science and Technology (Taiwan Tech) menjadi salah satu tujuan studi yang direkomendasikan karena memiliki program teknik terapan yang kuat dan kerja sama luas dengan industri teknologi global.
Selain itu, University of Queensland di Australia dikenal unggul dalam bidang Mining Engineering, Electrical Engineering, dan pengembangan energi berkelanjutan yang terhubung langsung dengan kebutuhan dunia industri.
Lulusan dari bidang Renewable Energy Engineering, Electrical Engineering, maupun Mining Engineering diproyeksikan memiliki peluang kerja yang luas seiring meningkatnya investasi di sektor energi dan pertambangan.
Industri Pariwisata dan Perhotelan Terus Tumbuh
Sektor pariwisata, perhotelan, dan layanan makanan-minuman juga menunjukkan pertumbuhan penyerapan tenaga kerja yang positif di Kalbar.
East West International College (EWIC) di Malaysia menawarkan program Hospitality berbasis Work-Based Learning yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja sekaligus sertifikasi internasional selama masa studi.
Baca Juga: Mengapa Pendidikan Nilai Harus Masuk Kelas Matematika?
EWIC Malaysia menawarkan berbagai jurusan vokasional dan akademik yang berfokus pada kesiapan kerja.
Kampus swasta yang terletak di Seremban, Negeri Sembilan ini sangat populer di kalangan pelajar Indonesia karena program Work-Based Learning (WBL), yaitu metode kuliah sambil magang/kerja berbayar di industri perhotelan dan bisnis Malaysia
Sementara itu, Glion Institute of Higher Education di Swiss dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan perhotelan terbaik dunia yang menghasilkan tenaga profesional berstandar internasional.
Jurusan seperti International Hospitality Management, Culinary Arts, dan Cruise Operations dinilai mampu meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja nasional maupun global.
Baca Juga: PMB UBSI Kampus Pontianak Gelombang 4 Dibuka, Tawarkan Kelas Reguler dan Program Transfer D3 ke S1
Beasiswa Dukung Akses Pendidikan Internasional
Kesempatan kuliah di luar negeri semakin terbuka melalui berbagai program pendanaan yang tersedia bagi mahasiswa Indonesia.
Program LPDP dari pemerintah Indonesia masih menjadi salah satu pilihan utama untuk jenjang magister dan doktoral.
Selain itu terdapat beasiswa internasional seperti Chevening dari Inggris, Australia Awards Scholarship (AAS), serta Erasmus+ yang mendukung studi di berbagai negara Eropa.
Banyak perguruan tinggi luar negeri juga menyediakan potongan biaya pendidikan hingga beasiswa penuh berdasarkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Baca Juga: Kampus-Kampus Minta 122 Prodi Ditutup, Kemendiktisaintek Bentuk Tim Investigasi
Dengan memilih jurusan dan kampus yang sesuai kebutuhan pembangunan daerah, lulusan asal Kalbar diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor unggulan sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di tingkat global. (*)
Editor : Efprizan